BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:09 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Minggu, 02 Agt 2026 02:16 WIB

Konflik Geng Motor dan Warga Terulang di Makassar, Satu Korban Terluka dan Motor Terbakar

02 Agt 2026, 02:16 WIB 52x dibaca 2 menit baca makassar.kompas.com makassar.kompas.com
A
Almira Rara Susanti 52x dibaca · 2 menit baca
Konflik Geng Motor dan Warga Terulang di Makassar, Satu Korban Terluka dan Motor Terbakar
makassar.kompas.com

MAKASSAR - Pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026, tawuran antara sekelompok geng motor dan warga pecah di Jalan Urip Sumiharjo, Makassar, Sulawesi Selatan. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 22:30 Wita ini mengakibatkan satu orang mengalami luka di lengan akibat terkena anak panah, serta sebuah sepeda motor yang diduga dibakar oleh para pelaku tawuran.

AKP Sangkala, Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera membubarkan kerumunan setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut. "Jadi tim gabungan langsung datang ke lokasi setelah menerima informasi adanya peristiwa tawuran antara dua kelompok, yang mengakibatkan satu unit sepeda motor terbakar," ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Penyebab Tawuran dan Respons Polisi

Menurut informasi dari kepolisian, tawuran ini dipicu oleh sekelompok orang tidak dikenal yang menggunakan sepeda motor dan menyerang sejumlah pemuda di lokasi. Pemuda setempat pun melakukan perlawanan, sehingga terjadilah bentrokan antara kedua belah pihak. Beberapa pengendara yang melintas memilih untuk berhenti atau memutar balik demi menghindari situasi tersebut. "Ini masih kami dalami, apa sebenarnya awal mula sehingga terjadi tawuran ini," kata Sangkala.

Tawuran di lokasi ini bukanlah yang pertama kali terjadi, melainkan sudah kedua kalinya. Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, pihak kepolisian berencana meningkatkan patroli di area tersebut. "Sudah kita koordinasikan dengan jajaran Polsek dan Polrestabes untuk meningkatkan pengawasan, dan melakukan pencegahan. Mungkin nanti kedepannya ada penempatan anggota di titik lokasi," tambahnya.

Penyelidikan dan Barang Bukti

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, termasuk mencari pelaku yang melakukan penyerangan dengan busur panah. Barang bukti berupa motor yang terbakar telah diamankan di kantor polisi setempat. "Hasil penyelidikan anggota, ada salah satu yang terkena busur, bagian lengan. Untuk pelaku masih kita dalami. Motor juga masih kita dalami, apakah motor ini milik pelaku penyerangan itu sendiri atau pihak yang diserang," jelas Sangkala.

Aksi tawuran di wilayah tersebut juga sempat terjadi pada Kamis, 30 Juli 2026, dan menjadi viral karena berlangsung di saat lalu lintas masih ramai. Dalam rekaman yang beredar, terlihat sejumlah pemuda berlari di tengah jalan sambil membawa senjata tajam, termasuk anak panah dan petasan.

Kepolisian berkomitmen untuk menangani kasus ini secara serius agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.