LABUAN BAJO - Dunia pariwisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, menjadi sorotan setelah beberapa artis Indonesia mengunggah momen liburan mereka di Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, pada Minggu (9/8/2026). Postingan ini menjadi perhatian publik karena rombongan artis tersebut diduga memasuki Pulau Padar saat kawasan tersebut ditutup akibat pembatasan pelayaran yang ditetapkan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo.
Artis yang terlibat dalam rombongan itu antara lain Jesicca Mila dan suaminya Yakup Hasibuan, serta Merdi Octav Sahetapy bersama suaminya Rama Sahetapy. Melalui cerita Instagram yang diunggah pada Minggu malam, terlihat mereka menikmati waktu di Pulau Padar bersama anak-anak mereka. Merdi pun mengunggah video yang menunjukkan mereka berpose di puncak Pulau Padar dengan caption, "Udah naik gini, kita masih pikirin turunnya gimana yah."
Reaksi Pelaku Pariwisata
Postingan dan video dari para artis tersebut langsung memicu reaksi dari berbagai pihak, terutama pelaku pariwisata di Labuan Bajo. Banyak akun media sosial yang membagikan ulang unggahan tersebut dan menandai akun Instagram KSOP Labuan Bajo untuk mempertanyakan situasi ini. Salah satu akun, @kokoamabajo, menulis, "Padar tutup sampai tanggal 10 due to Bad Cuaca. Kenapa ini artis bisa masuk ke Padar? Tolong @djpl_ksoplabuanbajo. SPB area mana ini e kok bisa ke Padar."
Pembatasan Pelayaran
KSOP Labuan Bajo sebelumnya telah mengeluarkan maklumat pelayaran yang menetapkan pembatasan akses ke Pulau Padar dan Pulau Komodo sejak 6 Agustus hingga 10 Agustus 2026. Pembatasan ini diberlakukan karena kondisi gelombang tinggi yang mencapai 2,6 meter di perairan sekitar lokasi tersebut. Dalam maklumat tersebut, semua kapal wisata, termasuk kapal phinisi, open deck, dan speedboat, tidak diizinkan berlayar. KSOP Labuan Bajo hanya memberikan izin berlayar untuk Pulau Rinca.
Kontroversi ini menyoroti ketidakpuasan masyarakat terhadap perlakuan yang berbeda bagi artis dibandingkan dengan pelaku pariwisata lainnya, yang harus mematuhi aturan yang ada.