BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 06:10 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Rabu, 05 Agt 2026 23:44 WIB

Koperasi Merah Putih di Balikpapan: Omzet Mencapai Rp500 Juta dan Penerapan Sistem Pre-Order

05 Agt 2026, 23:44 WIB 68x dibaca 2 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
F
Fadil Ramadhan Akbar 68x dibaca · 2 menit baca
Koperasi Merah Putih di Balikpapan: Omzet Mencapai Rp500 Juta dan Penerapan Sistem Pre-Order
regional.kompas.com

BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan tengah mempercepat pembangunan fisik Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMP). Saat ini, sejumlah koperasi telah beroperasi, termasuk satu yang berhasil meraih omzet hingga Rp 500 juta setiap bulan. Beberapa koperasi lainnya juga telah menjalankan sistem Pre-Order (PO) karena belum memiliki gedung. Pemkot menargetkan penyelesaian 34 unit gedung koperasi kelurahan pada akhir tahun 2026.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menjelaskan bahwa hingga awal Agustus, terdapat 11 lokasi bangunan fisik KMP yang telah berdiri, dengan rincian enam lokasi telah selesai dibangun dan lima lokasi lainnya masih dalam proses penyelesaian. Untuk memenuhi target pembangunan, Pemkot Balikpapan memanfaatkan aset daerah yang ada dan bekerja sama dengan lembaga vertikal serta BUMN untuk mengatasi keterbatasan lahan.

Pembangunan Koperasi yang Terus Berlanjut

"Kita sudah siapkan 11 unit aset lagi untuk dibangun dalam tiga bulan ke depan, sehingga total akan ada 22 KMP bergedung. Untuk kendala lahan di kawasan tengah dan kota, kami sudah meminta izin penggunaan lima titik lahan milik PT Pertamina," ungkap Bagus saat meninjau pembangunan beberapa gedung Koperasi Merah Putih pada Rabu (5/8/2026).

Meski belum memiliki gedung, 34 kelompok KMP di seluruh kelurahan di Balikpapan telah aktif beroperasi dan melayani transaksi jual beli kebutuhan pokok masyarakat. KMP Manggar menjadi salah satu contoh sukses dengan omzet penjualan mencapai Rp 500 juta per bulan. Untuk memastikan akuntabilitas dan keberlanjutan bisnis, pemerintah memberikan bimbingan teknis terkait pelaporan keuangan, pelatihan rapat tahunan pengurus, serta pembekalan bagi para Lurah yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas.

Sistem Pre-Order di Koperasi Sepinggan Raya

Koperasi Kelurahan Merah Putih di Sepinggan juga telah beroperasi meskipun gedungnya belum dibangun. Saat ini, pengurus memanfaatkan area Kantor Kelurahan Sepinggan Raya sebagai pusat distribusi logistik sembako. Tiga komoditas utama yang banyak dibeli oleh warga dan pelaku UMKM lokal adalah beras, gula pasir, dan telur ayam yang dijual dengan sistem PO.

"Sambil menunggu gedung resmi terbangun, kami menjalankan sistem Open PO (pemesanan awal). Informasi barang kami sebar melalui grup WhatsApp RT. Warga yang memesan tinggal mengambil barangnya di kantor kelurahan setiap hari Sabtu," jelas Ketua KMP Sepinggan Raya, Sadariah. Seluruh harga jual diawasi agar tetap terjangkau bagi masyarakat sesuai dengan harga pasar.