Dalam perkembangan terbaru Liga Italia, jurnalis Fabrizio Roncone memberikan kritik tajam terhadap keteguhan Paolo Maldini dalam mempertahankan Andrea Pirlo sebagai pelatih Timnas Italia. Dalam kolom yang dimuat di Corriere della Sera, Roncone secara terbuka menyoroti sikap Maldini yang terus mendukung Pirlo meski banyak alasan yang menunjukkan sebaliknya.
Roncone menyatakan, "Pencalonan Pirlo untuk memimpin Timnas Italia seharusnya sudah menjadi cerita yang ditutup dan diarsipkan sejak beberapa hari lalu, karena sejumlah alasan kuat.” Ia juga menambahkan, “Saya menduga ini juga menjadi pemikiran Presiden baru FIGC, Giovanni Malago. Tapi kenapa ia diam? Saya sederhanakan saja: jika Malago menolak Pirlo, Paolo Maldini akan mundur dalam waktu semenit, mungkin kurang."
Kritik terhadap Kepemimpinan Maldini
Roncone menekankan bahwa masalah utama terletak pada diri Maldini. Ia menyatakan, “Harus ada keberanian untuk menuliskan ini. Kita semua tahu siapa dia: pemain kelas dunia sejati, legenda sepak bola yang juga terbukti piawai sebagai eksekutif.” Ia juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Maldini dalam dua minggu pertamanya sebagai direktur teknik FIGC dan presiden Club Italia, yang dianggapnya mengecewakan.
Lebih lanjut, Roncone mengkritik kekeraskepalaan Maldini yang menganggap Pirlo sebagai pelatih terbaik untuk Timnas yang perlu dibangun kembali, yang dinilai sudah melampaui batas pertemanan.
Potensi Konflik Kepentingan
Roncone juga mengungkapkan adanya potensi konflik kepentingan yang perlu diperhatikan, di mana putra Maldini dan Pirlo, masing-masing Christian dan Nicolo, tengah memulai karier sebagai agen olahraga. Meskipun keduanya belum lulus ujian sertifikasi dan belum terdaftar secara resmi, terdapat regulasi federasi yang mengatur konflik kepentingan antara individu yang menjabat di FIGC dan kerabat yang berprofesi sebagai agen pemain.