BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 08:11 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Minggu, 12 Jul 2026 21:20 WIB

Lansia di Lampung Utara Ditemukan Tewas Terikat Setelah Tiga Hari Lampunya Padam

12 Jul 2026, 21:20 WIB 91x dibaca 2 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
I
Ilham Saputra 91x dibaca · 2 menit baca
Lansia di Lampung Utara Ditemukan Tewas Terikat Setelah Tiga Hari Lampunya Padam
regional.kompas.com

LAMPUNG UTARA - Safitri (56), seorang warga Dusun I, Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara, ditemukan tewas di rumahnya pada Sabtu malam, 11 Juli 2026, sekitar pukul 20.30 WIB. Polisi menduga bahwa korban menjadi sasaran perampokan yang berujung pada pembunuhan. Penemuan jasadnya berawal dari kecurigaan tetangga yang menyadari bahwa lampu rumah Safitri tidak menyala selama tiga hari berturut-turut, yang dianggap tidak biasa karena ia selalu menyalakan lampu saat malam hari.

Kecurigaan tersebut disampaikan kepada adik kandungnya, Baskoro. Bersama dengan kakak iparnya, Yasir, mereka berkunjung ke rumah Safitri untuk memeriksa keadaan. Setibanya di dalam rumah, mereka menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Kondisi Korban yang Memprihatinkan

Jasad Safitri ditemukan dalam posisi telungkup di bawah meja makan, dengan tangan dan kaki terikat. "Ditemukan di bawah meja makan dalam kondisi telungkup. Tangan dan kaki korban terikat, mulutnya disumpel kain," ungkap Mulyanto, Kepala Desa Sawojajar, saat dikonfirmasi pada Minggu, 12 Juli 2026.

Rumah Berantakan dan Barang Hilang

Selain menemukan korban dalam keadaan terikat, keluarga juga menemukan bahwa isi rumah dalam keadaan berantakan. Hal ini memperkuat dugaan bahwa pelaku telah mengacak-acak rumah untuk mencari barang berharga sebelum melarikan diri. Mulyanto menambahkan bahwa sepeda motor milik korban dipastikan hilang, dan perhiasan emas juga diduga diambil oleh pelaku, meskipun masih menunggu konfirmasi dari keluarga mengenai hal tersebut. "Motornya sudah enggak ada, kalau emasnya enggak tahu, kemungkinan juga enggak ada dibawa pasti," jelasnya.

Saat ini, kasus ini masih dalam penyelidikan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Utara. Jenazah Safitri telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani proses otopsi guna menentukan penyebab kematian dan mengungkap pelaku di balik dugaan pembunuhan disertai perampokan ini.