BREAKING Senin, 15 Jun 2026 17:29 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Senin, 15 Jun 2026 16:11 WIB

Operasional Pesawat Amfibi Resmi Dimulai di Banyuwangi

15 Jun 2026, 16:11 WIB 3x dibaca 3 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
B
Bima Mandala Sakti 3x dibaca · 3 menit baca
Operasional Pesawat Amfibi Resmi Dimulai di Banyuwangi
Foto: Istimewa

Banyuwangi telah ditetapkan sebagai basis operasi pertama bagi Santai Seaplane, sebuah perusahaan yang menyediakan layanan pesawat amfibi premium. Peluncuran ini bertujuan untuk mengembangkan jaringan penerbangan wisata dan konektivitas antarpulau di Indonesia. Kehadiran pangkalan operasi baru ini diharapkan dapat memperluas akses ke berbagai destinasi wisata di Jawa Timur, Bali, serta kawasan kepulauan di Nusa Tenggara.

Peresmian pangkalan operasi berlangsung pada 10 Juni 2026 di Banyuwangi. Fasilitas ini akan berfungsi sebagai pusat layanan penerbangan wisata udara (scenic flight), penerbangan charter, dan konektivitas ke berbagai destinasi wisata yang sebelumnya memerlukan waktu perjalanan yang cukup lama melalui jalur darat dan laut.

Strategisnya Lokasi Banyuwangi

Wirmandi Sugriat, CEO Santai Seaplane, menjelaskan bahwa Banyuwangi dipilih karena posisinya yang strategis sebagai pintu gerbang menuju berbagai destinasi wisata di Jawa Timur dan Bali. "Banyuwangi adalah titik awal yang sempurna untuk ekspansi operasional kami. Lokasinya yang strategis, panorama alam yang memukau, serta kepemimpinan daerah yang visioner menjadikannya sebuah hub yang ideal. Hari ini, kami tidak hanya meresmikan pangkalan operasi, tetapi juga membuka cara baru bagi dunia untuk menikmati keindahan Nusantara yang tiada tanding," ungkapnya.

Rute Penerbangan dan Dukungan Pariwisata

Dari Banyuwangi, Santai Seaplane berencana untuk melayani beberapa rute wisata udara, termasuk kawasan Gunung Ijen dan Gunung Bromo. Perusahaan juga akan menyediakan konektivitas ke Bali, Kepulauan Gili, Lombok, hingga Sumbawa Barat. Selain itu, mereka menargetkan pasar penerbangan charter untuk kebutuhan perjalanan bisnis dan pribadi ke sejumlah kota di Jawa Timur seperti Malang dan Surabaya.

General Manager Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menyambut baik kehadiran layanan ini yang dianggap mampu melengkapi pilihan transportasi udara yang ada. "Kami sangat antusias menyambut kehadiran Santai Seaplane di Bandara Internasional Banyuwangi. Operasional ini menghadirkan produk penerbangan unik yang melengkapi infrastruktur yang sudah ada, sekaligus mempertegas status bandara kami sebagai gerbang yang berkelanjutan, dinamis, dan terus berkembang di Jawa Timur," katanya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menilai bahwa layanan pesawat amfibi ini berpotensi mendukung pengembangan pariwisata yang bernilai tinggi di daerahnya. Ia percaya bahwa akses transportasi yang lebih beragam dapat membuka peluang bagi kunjungan wisatawan ke destinasi yang selama ini belum terhubung secara optimal. "Kehadiran Santai Seaplane membawa julukan 'Sunrise of Java' yang kita cintai ke tingkat yang lebih tinggi. Layanan premium ini membuka potensi kawasan kita untuk pariwisata berkualitas tinggi sekaligus menunjukkan kesiapan Banyuwangi untuk bersaing di kancah global," jelasnya.

Selain fokus pada sektor pariwisata, Santai Seaplane juga merencanakan pengembangan layanan yang dapat mendukung kebutuhan logistik dan kemanusiaan di wilayah kepulauan. Beberapa layanan yang direncanakan mencakup evakuasi medis, pengiriman logistik ke daerah terpencil, serta dukungan pemantauan lingkungan dan kawasan maritim. Perusahaan menargetkan untuk mengembangkan jaringan penerbangan amfibi secara bertahap dalam beberapa tahun mendatang sebagai bagian dari upaya memperluas konektivitas menuju destinasi yang sulit dijangkau melalui moda transportasi konvensional.