BREAKING Rabu, 01 Jul 2026 03:42 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Kamis, 25 Jun 2026 10:52 WIB

Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara oleh InJourney Airports

25 Jun 2026, 10:52 WIB 14x dibaca 3 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
S
Shinta Islamadina 14x dibaca · 3 menit baca
Foto: Edi Yusuf
Foto: Edi Yusuf

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), yang dikenal sebagai InJourney Airports, sedang melakukan persiapan untuk meningkatkan operasional Bandara Husein Sastranegara di Bandung. Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Pahlevi menjelaskan bahwa berdasarkan surat tersebut, Bandara Husein Sastranegara akan mampu melayani penerbangan angkutan udara niaga berjadwal baik domestik maupun internasional dengan menggunakan pesawat jet dan propeller. Selain itu, bandara ini juga akan melayani penerbangan niaga tidak berjadwal serta angkutan udara bukan niaga untuk perjalanan dalam dan luar negeri.

Langkah Persiapan yang Dijalankan

Menurut Pahlevi, saat ini Bandara Husein Sastranegara hanya melayani penerbangan niaga berjadwal domestik dengan pesawat propeller untuk rute di dalam Pulau Jawa. Untuk mendukung optimalisasi ini, perusahaan telah membentuk Tim Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) yang bertugas menjalankan berbagai langkah persiapan. Pahlevi menekankan bahwa persiapan ini mengacu pada Surat Dirjen Perhubungan Udara yang menekankan pentingnya aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan agar proses optimalisasi dapat berlangsung dengan baik.

“Kami berterima kasih atas dukungan dari Kementerian Perhubungan, TNI AU, BP BUMN dan Danantara serta InJourney, dalam menjalankan seluruh langkah-langkah persiapan optimalisasi Bandara Husein Sastranegara," ungkap Pahlevi.

Koordinasi dengan Berbagai Pihak

Koordinasi juga terus dilakukan dengan berbagai pihak terkait, termasuk Danlanud TNI AU Husein Sastranegara, maskapai penerbangan, operator ground handling, serta instansi Imigrasi dan Bea Cukai. Dalam hal keselamatan, Pahlevi menyebutkan bahwa persiapan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) dari kategori 5 menjadi kategori 7. “Persiapan ini antara lain melalui penambahan fasilitas seperti Foam Tender atau kendaraan siaga di sisi udara guna menjaga keselamatan,” jelasnya.

Di sisi keamanan, InJourney Airports sedang mempersiapkan penambahan personel Aviation Security yang akan ditugaskan di Bandara Husein Sastranegara untuk memenuhi standar sistem keamanan yang diperlukan. Pahlevi menambahkan bahwa keamanan bandara juga akan didukung dengan berbagai fasilitas seperti handheld metal detector, walkthrough metal detector, CCTV, dan perangkat keamanan lainnya.

Selain itu, persiapan juga dilakukan di sisi udara dengan meliputi pelapisan ulang permukaan landas pacu atau overlay runway pada beberapa sektor untuk mendukung pengoperasian pesawat jet, serta memastikan kesiapan taxiway dan apron parkir pesawat.

Mengenai aspek pelayanan, Pahlevi menyatakan bahwa saat ini sudah mulai dilakukan perapihan terminal penumpang baik untuk area domestik maupun internasional. Ia memastikan bahwa ruang tunggu atau boarding lounge bagi penumpang pesawat akan dirancang untuk memberikan kenyamanan saat bandara kembali melayani penerbangan jet komersial.

“Kami akan menghadirkan Bandara Husein Sastranegara yang semakin baik dalam hal pelayanan, visual interior dan eksterior terminal penumpang pesawat, infrastruktur, serta fasilitas, yang tentunya mengedepankan keamanan, keselamatan, pelayanan dan pemenuhan terhadap seluruh regulasi," tutup Pahlevi.