SURABAYA — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya mengonfirmasi bahwa operasional kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng tetap berlangsung normal meskipun sempat mengalami pemadaman listrik pada hari Jumat, 19 Juni 2026. Pemadaman tersebut terjadi di sisi barat gedung stasiun akibat terputusnya pasokan listrik dari PLN.
Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Erlangga Budi Laksono, menjelaskan bahwa pemadaman listrik menyebabkan lampu penerangan di area stasiun padam. "Namun operasional kereta tidak terdampak," ungkapnya saat dihubungi pada hari yang sama.
Langkah Penanganan Pemadaman
Untuk memastikan layanan kepada penumpang tetap berjalan, KAI segera mengoperasikan generator set (genset). Erlangga menambahkan, "Kendati demikian, beberapa fasilitas untuk pelayanan pengguna masih tetap beroperasi normal dengan pasokan aliran listrik dari fasilitas genset stasiun."
Ia juga menegaskan bahwa seluruh layanan penumpang, termasuk kereta api jarak jauh maupun lokal, tetap berlangsung tanpa masalah selama pemadaman listrik tersebut. "Oleh karena itu, layanan penumpang turun maupun berangkat dengan kereta jarak jauh dan lokal di Stasiun Surabaya Gubeng masih berjalan dengan normal," jelasnya.
Imbauan untuk Penumpang
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau kepada para penumpang untuk tetap tenang jika terjadi gangguan pasokan listrik di area stasiun. Selain itu, penumpang juga diminta untuk selalu waspada dan mematuhi arahan dari petugas selama berada di lingkungan stasiun. "KAI Daop 8 Surabaya mengimbau para penumpang untuk tetap tenang saat terjadi gangguan pada pasokan listrik," kata Erlangga. "Kami juga mengimbau penumpang untuk selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di stasiun, serta selalu menaati arahan petugas stasiun," tambahnya.