BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 07:08 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Kamis, 06 Agt 2026 14:47 WIB

Pembunuhan Tragis Satu Keluarga di Palu, Pelaku Masih Buron

06 Agt 2026, 14:47 WIB 75x dibaca 2 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
T
Taufik Pranata 75x dibaca · 2 menit baca
Pembunuhan Tragis Satu Keluarga di Palu, Pelaku Masih Buron
regional.kompas.com

PALU, KOMPAS.com - Pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap pelaku pembunuhan satu keluarga di Palu, Sulawesi Tengah, yang mengakibatkan pasangan suami istri dan anak balitanya tewas. Pelaku diketahui adalah rekan kerja korban dan berasal dari kampung yang sama. Informasi ini diperoleh dari hasil penyelidikan polisi dan keterangan korban yang berjuang untuk bertahan hidup meskipun mengalami sejumlah luka tusukan.

Menurut keterangan yang diperoleh, sebelum malam kejadian, Jamil (32) bersama majikannya mengunjungi rumah pelaku yang berinisial A untuk mengambil sepeda motor pada sore hari. Pada malam harinya, istrinya, Nurhanisa (23), terbangun untuk pergi ke toilet dan saat itulah ia melihat A berada di dekat penggilingan ayam potong dengan membawa dua bilah pisau dapur yang biasa digunakan untuk memotong ayam. Nurhanisa sempat menegur A mengenai keberadaannya di rumah tersebut, namun hanya mendapatkan tatapan tajam sebagai jawaban.

Serangan Mendadak dan Upaya Bertahan

“Sore harinya sebelum kejadian, korban dan pemilik tempat usaha ayam tersebut ke rumah terduga pelaku untuk mengambil sepeda motor,” ungkap AKP Ismail, Kasat Reskrim Polresta Palu, yang dihubungi melalui telepon pada Kamis (6/8/2026). Ketika Nurhanisa merasa ketakutan, ia kembali masuk ke dalam kamar dan pelaku A langsung menyerang Jamil dengan pisau, yang membuat korban tidak sadarkan diri akibat luka yang dialaminya.

Beberapa saat setelah terjatuh, Jamil berusaha mencari telepon seluler miliknya dan istrinya. Namun, kedua ponsel tersebut tidak dapat ditemukan, hingga teriakan korban terdengar oleh tetangga yang segera mendobrak pintu rumah. “Saya keluar, seperti ada orang di penggilingan, tidak lama kemudian muncul A, jelas sekali wajahnya, saya berteriak bilang ngapain kamu, tapi dia diam saja,” kata Nurhanisa dalam rekaman yang beredar di media sosial. Rekaman tersebut diambil saat ia menjalani perawatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Undata Palu.

Kondisi Korban dan Pengejaran Pelaku

Nurhanisa ditemukan dalam kondisi kritis dengan banyak luka di dalam kamar, sementara anak mereka, R (2), ditemukan tidak bernyawa dengan kepala tertutup bantal. Saat ini, aparat kepolisian sedang melakukan pencarian maksimal terhadap pelaku dan mengimbau agar A segera menyerahkan diri. “Kami maksimalkan pengejaran dan kami juga imbau kepada terduga pelaku untuk segera menyerahkan diri,” tegas Ismail.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di sebuah rumah yang juga berfungsi sebagai usaha penggilingan daging ayam potong pada Minggu (26/7/2026) di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Jamil dan anak balitanya, R, tewas di lokasi kejadian, sedangkan Nurhanisa menghembuskan napas terakhir pada Rabu (5/8/2026) setelah mendapatkan perawatan medis.