BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 07:08 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Jumat, 07 Agt 2026 23:54 WIB

Petani Tua di Grobogan Meninggal Setelah Tertabrak Kereta Api Usai Ziarah

07 Agt 2026, 23:54 WIB 56x dibaca 2 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
F
Fadil Ramadhan Akbar 56x dibaca · 2 menit baca
Kusni, petani berusia 81 tahun dilaporkan tewas tertabrak kereta api peti kemas di rel pelintasan Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026).(DOKUMEN POLSEK GUBUG)
Kusni, petani berusia 81 tahun dilaporkan tewas tertabrak kereta api peti kemas di rel pelintasan Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026).(DOKUMEN POLSEK GUBUG)

GROBOGAN - Seorang petani berusia 81 tahun bernama Kusni meninggal dunia akibat tertabrak kereta api peti kemas di jalur perlintasan rel di Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Kapolsek Gubug, AKP Anang Heriyanto, menyampaikan bahwa jasad korban ditemukan tergeletak di sekitar lokasi perlintasan kereta api, tepatnya di Kilometer 29+700 jalur hulu Tegowanu-Gubug sekitar pukul 13.30 WIB.

"Korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan luka serius," ungkap Anang saat dihubungi melalui telepon. Sebelum kejadian tersebut, Kusni diketahui baru saja melakukan ziarah di pemakaman umum setempat. Naas, saat pulang, ia berjalan kaki di sepanjang rel kereta dan tertabrak oleh kereta barang yang melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya.

Kronologi Kecelakaan

Anang menjelaskan, korban saat itu hendak pulang ke rumah dan melewati jalur kereta api. "Korban tertabrak oleh KA Kalingga Cargo nomor 2536a. Masinis sudah membunyikan klakson, tetapi korban tidak menyingkir," jelasnya.

Akibat insiden tersebut, pihak Polsek Gubug segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan dari petugas Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban meninggal dunia akibat tertabrak kereta api. Jenazahnya kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," tambah Anang.

Upaya KAI dalam Meningkatkan Keselamatan

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyatakan bahwa kereta 2536a berhenti di lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), lokomotif dinyatakan dalam kondisi baik dan aman untuk melanjutkan perjalanan. "Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Kereta pun langsung melanjutkan perjalanan menuju Surabaya," kata Luqman.

Dia juga menekankan bahwa KAI berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat. Selama periode Januari hingga Juli 2026, KAI Daop 4 Semarang telah melaksanakan 220 kali sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, serta 24 kali sosialisasi di sekolah-sekolah, dan menutup 14 titik perlintasan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan.

"Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi ketentuan saat melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api serta berhenti, melihat ke kanan dan kiri, dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi perlintasan," imbuhnya.