Brian Madjo, penyerang muda yang bernaung di Aston Villa, telah mencapai berbagai prestasi yang mengesankan dalam karier sepak bolanya yang masih sangat muda. Sebelum merayakan ulang tahunnya yang ke-18, Madjo sudah mencatatkan debut profesional yang memecahkan rekor di Prancis, mendapatkan tiga caps untuk tim nasional Luksemburg, beralih untuk membela Inggris, serta terlibat dalam masalah hukum dengan FIFA.
Saat ini, Madjo membela timnas Inggris dan mendapatkan panggilan pertamanya untuk tim nasional U-17 pada Agustus 2025, di mana ia berhasil mencetak gol dalam debutnya melawan Venezuela. Sebelumnya, ia telah tampil untuk tim senior Luksemburg dalam tiga pertandingan persahabatan pada awal tahun 2025 ketika usianya baru 16 tahun.
Status Internasional yang Menjadi Perbincangan
Status internasional Madjo menjadi topik hangat karena keterlibatannya dalam pertandingan persahabatan yang tidak mengikat pemain secara permanen dengan asosiasi tertentu. Sesuai dengan peraturan FIFA, seorang pemain diizinkan untuk berpindah asosiasi sekali jika belum pernah tampil dalam pertandingan resmi dan memenuhi syarat lainnya, seperti yang telah dilakukan oleh Declan Rice sebelumnya.
Brian Madjo lahir di Enfield, Inggris, pada 12 Januari 2009, dan merupakan warga negara Inggris. Meskipun ia dibesarkan di Luksemburg, status kewarganegaraannya memungkinkan ia untuk membela Inggris berdasarkan tempat kelahirannya. Dengan latar belakang orang tua yang berasal dari Kamerun, Madjo memulai karier sepak bolanya di klub-klub muda di Luksemburg sebelum bergabung dengan FC Metz di Prancis.
Pada Januari 2026, Madjo resmi bergabung dengan Aston Villa dengan nilai transfer sekitar £10 juta. Namun, ia menghadapi masalah hukum terkait pendaftarannya karena dianggap sebagai pemain asing oleh FIFA. Aston Villa kemudian mengajukan banding ke CAS, yang mengizinkannya untuk bermain di Inggris sebelum mencapai usia 18 tahun. Kini, Madjo dianggap sebagai salah satu calon penerus Harry Kane di tim nasional Inggris.