YOGYAKARTA - MN, seorang pria berusia 32 tahun, diduga melakukan tindakan pembakaran di kamar rumah orang tuanya yang terletak di Padukuhan Ngebel, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu malam, 22 Juli 2026. Aksi tersebut dipicu oleh permintaan pelaku yang menginginkan uang sebesar Rp 15 juta untuk mengambil sepeda motor dan membayar angsuran.
Saat proses pemadaman api berlangsung, Bripka Agustinus Sulistiyono, Bhabinkamtibmas Kalurahan Tamantirto, mengalami luka bakar di kedua telapak tangan dan kaki, sehingga harus dilarikan ke Puskesmas Kasihan 1 untuk mendapatkan perawatan medis. Iptu Rita Hidayanto, Kasi Humas Polres Bantul, menyatakan bahwa berdasarkan keterangan saksi, MN diduga telah merencanakan aksi pembakaran tersebut sehari sebelumnya.
Rencana Pembakaran yang Terungkap
Rita menjelaskan bahwa sehari sebelum kejadian, pelaku sudah memiliki niat untuk membakar rumah dengan menggunakan bahan bakar minyak jenis Pertalite, namun saat itu tidak terlaksana. Pada hari kejadian, MN kembali menunjukkan perilaku agresif yang membuat suasana di rumah semakin tidak kondusif. Sekitar pukul 19.30, perangkat desa dan Bhabinkamtibmas berusaha mendatangi lokasi untuk meredakan ketegangan, tetapi pelaku tetap melanjutkan aksinya.
MN kemudian menyiram salah satu kamar dengan Pertalite dan membakarnya sekitar pukul 20.30 WIB. Ketika api mulai membesar, Bhabinkamtibmas dan warga setempat segera berusaha memadamkan api, sehingga kobaran api berhasil dikendalikan dan tidak menyebar ke bagian rumah lainnya.
Kerugian dan Luka yang Diderita
Akibat pembakaran tersebut, beberapa barang di dalam kamar mengalami kerusakan, termasuk kasur, bantal, pakaian, jendela, dan kursi busa, dengan total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 5 juta. Rita menambahkan bahwa Bhabinkamtibmas mengalami luka di tangan dan harus dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
MN juga mengalami luka bakar di bagian kaki dan punggung. Setelah dievakuasi oleh warga, pelaku dibawa ke RS Bethesda. Menurut keterangan saksi, pelaku meminta uang kepada orang tuanya, dan meskipun orang tuanya berusaha mencarikan dana, pelaku tidak sabar dan menyebabkan terjadinya pertengkaran.
Polisi masih terus menyelidiki insiden ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.