Situasi yang melibatkan Nico Paz semakin memanas setelah gelandang muda ini menyatakan keinginannya untuk bertahan di Como. Real Madrid, klub yang memiliki hak atasnya, merasa terkejut dan kesal karena keputusan tersebut diambil tanpa melibatkan mereka terlebih dahulu.
Reaksi Real Madrid
Menurut laporan dari Corriere dello Sport yang dirangkum oleh FCInter1908, ketegangan ini muncul di tengah fokus Paz untuk membela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat. Sebelumnya, Paz sempat menjadi sorotan publik setelah video yang menunjukkan dirinya ditegur oleh Rodrigo De Paul viral, akibat tekel yang dianggap tidak cukup keras dalam pertandingan melawan Aljazair.
Di sisi lain, bursa transfer semakin memanas, dan dengan kedatangan Bernardo Silva di Real Madrid, peluang Paz untuk masuk ke skuad utama semakin menipis. Dalam kondisi ini, ia memilih untuk tetap bertahan di Como, yang akan berpartisipasi di Liga Champions musim depan. Cesc Fabregas sebelumnya telah mengungkapkan informasi ini, dan kini Paz telah menegaskan keinginannya secara langsung.
Ketegangan yang Muncul
Menanggapi keputusan Paz, Real Madrid menetapkan harga minimal untuk kepindahannya sebesar 60 juta euro, jumlah yang jelas sulit dijangkau oleh Como. Yang menjadi sumber ketegangan utama adalah cara informasi mengenai keputusan Paz bocor ke publik. Los Blancos merasa tidak senang dengan kenyataan bahwa keputusan tersebut diumumkan tanpa pemberitahuan kepada mereka terlebih dahulu.
Akibatnya, klub asal Spanyol ini menunjukkan sikap tegas, mengingat mereka memiliki instrumen kontraktual dan finansial untuk mengatur situasi ini. Ketegangan antara kedua belah pihak menunjukkan dinamika yang rumit dalam dunia sepak bola, terutama terkait keputusan pemain muda yang sedang berkembang.