Ruben Amorim kini resmi menjabat sebagai pelatih kepala AC Milan untuk musim 2026-27. Setelah pengumuman tersebut, pelatih asal Portugal ini berbicara mengenai perasaannya dan harapan yang ia miliki untuk tim.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari SempreMilan, Amorim mengungkapkan, "AC Milan adalah salah satu klub terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Bergabung dengan keluarga ini adalah kehormatan luar biasa bagi saya, dan saya tidak sabar untuk segera memulai pekerjaan ini." Ia menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah impian yang telah lama ia inginkan.
Visi dan Filosofi Permainan
Amorim menambahkan, "Saya ingin membawa intensitas, identitas, dan cara bermain yang jelas kepada tim ini. Saya percaya pada proyek yang disampaikan kepada saya, dan saya yakin bersama-sama kita bisa membangun sesuatu yang benar-benar istimewa." Ia juga menyebutkan bahwa ia telah melakukan diskusi mendalam dengan Zlatan Ibrahimovic dan manajemen klub mengenai visi masa depan AC Milan, yang sejalan dengan keyakinannya dalam sepak bola.
Taktik Baru di San Siro
Amorim berencana untuk menerapkan sistem permainan 3-4-2-1 yang menjadi andalannya, yang merupakan perubahan signifikan dari taktik sebelumnya yang diterapkan oleh Max Allegri, di mana ia menggunakan skema 3-5-3. Dalam sistem Allegri, Rafael Leao dan Christian Pulisic sering kali dipaksa untuk berperan sebagai striker utama.
Dengan waktu yang terbatas menjelang pramusim, tantangan utama Amorim adalah membangun skuad yang sesuai dengan filosofinya. Ia berharap bisa segera mengimplementasikan rencananya dan membawa AC Milan menuju kesuksesan yang lebih besar.