BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 08:10 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Kamis, 16 Jul 2026 12:39 WIB

Tragedi Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan, Balita Kembar Jadi Korban

16 Jul 2026, 12:39 WIB 92x dibaca 2 menit baca surabaya.kompas.com surabaya.kompas.com
K
Komang Yoga 92x dibaca · 2 menit baca
Tragedi Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan, Balita Kembar Jadi Korban
surabaya.kompas.com

PASURUAN - Kecelakaan fatal terjadi di Tol Malang–Pandaan pada KM 71/B pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, yang menewaskan sepasang balita kembar. Mereka berada di dalam mobil Honda CR-V dengan nomor polisi L 1720 CAY yang menabrak pembatas jalan sebelum menghantam truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi AD 8827 YA. Insiden ini menyebabkan lima orang meninggal dan empat lainnya mengalami luka berat, sementara sopir truk dilaporkan selamat tanpa cedera.

Identitas Korban dan Kejadian Kecelakaan

Istri sepupu salah satu korban, Kautsar Ramadhani, menyebutkan bahwa balita kembar tersebut berinisial WPP (2 tahun) dan WPC (2 tahun), anak dari HH (39 tahun) yang juga menjadi salah satu korban meninggal. WPP meninggal bersama empat anggota keluarga lainnya, sedangkan WPC selamat meskipun mengalami luka berat dan saat ini sedang mendapatkan perawatan medis.

Ramadhani menjelaskan bahwa dari lima korban yang meninggal, empat di antaranya ditemukan tak bernyawa di dalam mobil yang rusak parah akibat benturan, sedangkan satu orang lainnya meninggal setelah dibawa ke rumah sakit. Identitas kelima korban yang meninggal adalah MI (37 tahun), sopir mobil CR-V; MH (36 tahun), istri MI; HH (39 tahun), kakak kandung MI; HN (38 tahun), kakak kandung MI; dan WPP (2 tahun), anak kandung HH. Empat orang yang mengalami luka berat sedang dirawat di RSUD Bangil dan RS Mitra Sehat Medika Pandaan, yaitu QJ (8 tahun), anak HH; UH (19 tahun), keponakan HH; WPC (2 tahun), anak kandung HH; dan ZA (12 tahun), anak kandung HN.

Kronologi dan Penyebab Kecelakaan

Ramadhani menjelaskan bahwa semua korban merupakan bagian dari satu keluarga besar yang baru saja kembali dari liburan di Kota Batu. Mereka berangkat dalam satu rombongan dengan tiga kendaraan, dua di antaranya adalah mobil SUV dan satu sedan. Ramadhani menambahkan bahwa tidak ada firasat buruk sebelum keberangkatan, dan mereka semua bercanda dan berbincang seperti biasa.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menjelaskan bahwa Honda CR-V melaju dari arah Malang menuju Surabaya di lajur lambat dengan sembilan orang di dalamnya, termasuk pengemudi. Di lokasi kecelakaan, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk, sehingga kendaraan oleng ke kiri, menabrak pembatas jalan, dan kemudian menghantam truk yang sedang berhenti di bahu jalan. Akibat benturan tersebut, bagian depan mobil CR-V mengalami kerusakan parah, sementara truk hanya mengalami kerusakan pada bumper belakang sebelah kanan.

Polisi menyatakan bahwa posisi akhir kedua kendaraan berada di bahu jalan menghadap ke arah utara.