Regional

Dishub Jabar Percepat Pemasangan Palang Kereta Otomatis untuk Keselamatan Masyarakat

Dinas Perhubungan Jawa Barat akan mempercepat pemasangan palang pintu otomatis di perlintasan kereta api sebagai respons terhadap instruksi Gubernur Dedi Mulyadi, setelah terjadinya kecelakaan tragis...

K
Komang Yoga
01 May 2026 6 pembaca
Dishub Jabar Percepat Pemasangan Palang Kereta Otomatis untuk Keselamatan Masyarakat
Sumber gambar: bandung.kompas.com

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengumumkan bahwa pemasangan palang pintu otomatis di pelintasan kereta api akan dipercepat. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari instruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kepada para bupati dan wali kota untuk meningkatkan keselamatan serta kenyamanan masyarakat.

Dhani menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil setelah terjadinya kecelakaan antara kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, yang mengakibatkan belasan penumpang kehilangan nyawa. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap memberikan bantuan keuangan kepada daerah untuk membangun palang pintu di jalan yang menjadi kewenangan kabupaten dan kota.

Bantuan Keuangan untuk Pembangunan Palang Pintu

"Kami pun membuka opsi bantuan keuangan (bankeu) untuk pembangunan palang pintu kereta api pada ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten/kota," ungkap Dhani dalam keterangan tertulisnya pada Jumat, 1 Mei 2026.

Saat ini, usulan pembangunan palang pintu telah diterima dari beberapa daerah, termasuk Kabupaten Garut, Kabupaten Indramayu, Kota Banjar, Kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon. Sebelumnya, pada tahun 2025, Dishub Jabar telah menyelesaikan pembangunan palang pintu, pos jaga, serta menyiapkan petugas di pelintasan JPL 211 di Kabupaten Garut yang terletak di jalan provinsi. Di tahun 2026, Dishub Jabar juga sedang merancang rencana teknis (DED) untuk pembangunan palang pintu di JPL 46 dan 52 di Kota Sukabumi.

Pembangunan Flyover dan Underpass untuk Keselamatan

Selain pemasangan palang pintu, Dishub Jabar juga melakukan upaya lain melalui pembangunan flyover dan underpass di perlintasan kereta. Dhani menyatakan bahwa ada rencana pembangunan di 16 titik yang tersebar di beberapa daerah, termasuk Bekasi, Karawang, Cimahi, Bandung, Garut, Cirebon, Bogor, Indramayu, dan Subang. Penentuan lokasi ini berdasarkan hasil kajian dari Dishub Jabar serta usulan dari pemerintah daerah.

"Kami prioritas pembangunan flyover, underpass, di pelintasan kereta api dengan jalur ganda (double track) dan volume lalu lintas tinggi. Usulan pembangunan tersebut telah disampaikan kepada Bappeda Provinsi Jawa Barat dan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat," tambah Dhani.

Selain itu, Dishub Jabar juga telah melakukan pendataan kondisi rambu lalu lintas di pelintasan kereta pada tahun 2025. Rambu yang mengalami kerusakan akan diperbaiki dan dipasang kembali pada tahun 2026 untuk meningkatkan keselamatan di jalan.

Artikel Terkait