BREAKING Senin, 15 Jun 2026 15:44 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Jumat, 15 Mei 2026 18:54 WIB

Dua Sapi Warga Lamongan Dipilih sebagai Hewan Kurban oleh Presiden Prabowo

15 Mei 2026, 18:54 WIB 12x dibaca 2 menit baca surabaya.kompas.com surabaya.kompas.com
B
Bima Mandala Sakti 12x dibaca · 2 menit baca
Dua Sapi Warga Lamongan Dipilih sebagai Hewan Kurban oleh Presiden Prabowo
surabaya.kompas.com

LAMONGAN - Pada tahun ini, Presiden Prabowo Subianto kembali melaksanakan ibadah kurban. Dua sapi dari warga Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terpilih untuk dijadikan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lamongan, Shofiah Nurhayati, menyampaikan bahwa sapi-sapi tersebut berasal dari peternak lokal.

Detail Sapi yang Terpilih

Shofiah menjelaskan bahwa sapi yang terpilih adalah milik Haji Suwigyo dari Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, dengan jenis simental yang memiliki berat 1,2 ton. Sementara itu, sapi milik Pak Udin dari Kecamatan Solokuro adalah jenis PO dengan berat 1,050 ton. Kedua sapi tersebut memiliki usia rata-rata sekitar 2,5 tahun.

Lebih lanjut, Shofiah menyebutkan bahwa sapi milik Haji Suwigyo akan digunakan untuk kurban di Kabupaten Lamongan, sedangkan sapi milik Pak Udin akan dikurbankan untuk Provinsi Jawa Timur. "Untuk yang Provinsi yang (bakal) ambil (pihak dari) Provinsi sendiri, cuma beli sapinya punya peternak Lamongan," ungkapnya.

Proses Seleksi Sapi Kurban

Sebelum ditentukan sebagai hewan kurban oleh Presiden Prabowo, kedua sapi tersebut telah melalui proses usulan dan pemeriksaan yang ketat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Persetujuan dan survei sapi ekstrem dari provinsi, sesuai yang didaftarkan Kabupaten," jelas Shofiah.

Haji Suwigyo mengungkapkan rasa bangganya karena salah satu sapi peliharaannya kembali dipilih oleh Presiden Prabowo untuk disumbangkan kepada masyarakat pada Idul Adha tahun ini. Ia juga menambahkan bahwa pada tahun sebelumnya, salah satu sapi miliknya juga terpilih untuk tujuan yang sama. "Dari sekian peternakan di Lamongan yang diseleksi, yang ditunjuk, yang bisa memenuhi kriteria, Alhamdulillah di kandang saya," ujarnya.

Sapi yang dipilih untuk tahun ini adalah jenis crossing simental yang diberi nama Satria, dengan bobot mencapai 1,2 ton. Haji Suwigyo merasa bersyukur atas kesempatan ini dan berharap dapat terus berkontribusi dalam kegiatan sosial melalui kurban.