BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 11:54 WIB
Berita Terkini Senin, 06 Jul 2026 11:49 WIB

Kapal KM Makmur Jaya Mengalami Kerusakan Mesin, 150 Penumpang Dievakuasi dengan Selamat

06 Jul 2026, 11:49 WIB 80x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
H
Hana Salsabila Zaid 80x dibaca · 2 menit baca
Kapal tradisional KM Makmur Jaya yang mengangkut 150 penumpang menuju Pulau Pramuka mengalami gangguan mesin di perairan barat Pulau Pari. (Dok. Istimewa)
Kapal tradisional KM Makmur Jaya yang mengangkut 150 penumpang menuju Pulau Pramuka mengalami gangguan mesin di perairan barat Pulau Pari. (Dok. Istimewa)

Jakarta - KM Makmur Jaya, sebuah kapal tradisional yang mengangkut 150 penumpang menuju Pulau Pramuka, mengalami masalah pada mesinnya di perairan barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan. Sebanyak 63 penumpang berhasil dievakuasi menggunakan kapal yang disediakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyatakan bahwa insiden ini terjadi pada hari Minggu, 5 Juli 2026. Pihaknya segera bertindak setelah menerima laporan mengenai gangguan mesin yang dialami kapal tersebut saat berada di tengah perjalanan.

Proses Evakuasi Penumpang

"Keselamatan penumpang menjadi prioritas. Setelah menerima informasi, kami langsung mengerahkan dua kapal milik Dinas Perhubungan untuk membantu proses evakuasi bersama unsur terkait. Alhamdulillah, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan dapat melanjutkan perjalanan menuju Pulau Pramuka sesuai tujuan," ungkap Budi dalam keterangannya pada hari Senin, 6 Juli.

Budi menjelaskan bahwa KM Makmur Jaya merupakan kapal tradisional yang dioperasikan oleh masyarakat. Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Pramuka pada pukul 08.15 WIB. Namun, sekitar pukul 09.55 WIB, kapal mengalami masalah mesin di perairan barat Pulau Pari. Diduga, masalah ini disebabkan oleh bahan bakar yang tercampur air, sehingga mesin tidak dapat berfungsi dan pelayaran terhenti. Informasi mengenai insiden tersebut diterima oleh petugas pada pukul 10.20 WIB, dan setelah itu, berbagai unsur lintas sektor segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Keberhasilan Evakuasi

Dalam proses evakuasi, Kapal Penumpang Indra Kumala dan Kapal Patroli Hiu 5 berhasil mengevakuasi sebanyak 63 penumpang. Sementara itu, penumpang lainnya dievakuasi menggunakan kapal milik BPBD DKI Jakarta, sedangkan penumpang yang merupakan warga Pulau Pari tetap berada di pulau tersebut. "Seluruh penumpang yang dievakuasi akhirnya tiba dengan selamat di Pulau Pramuka pada pukul 13.20 WIB dan dapat melanjutkan aktivitas sesuai tujuan perjalanan," tambahnya.

Proses penanganan insiden ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Dishub DKI Jakarta, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kementerian Perhubungan, Kepolisian, BPBD DKI Jakarta, Satpol PP DKI Jakarta, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, tenaga kesehatan, serta unsur terkait lainnya. "Dishub DKI memastikan proses evakuasi berlangsung aman dan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa," tutup Budi.