BREAKING Rabu, 01 Jul 2026 03:44 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Rabu, 24 Jun 2026 13:48 WIB

Kebakaran Besar Melanda Klademak II Pantai Sorong, 97 Rumah Nelayan Terbakar Habis

24 Jun 2026, 13:48 WIB 21x dibaca 2 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
K
Komang Yoga 21x dibaca · 2 menit baca
Kebakaran Besar Melanda Klademak II Pantai Sorong, 97 Rumah Nelayan Terbakar Habis
regional.kompas.com

SORONG - Sebuah kebakaran besar terjadi di kawasan padat penduduk Kompleks Klademak II Pantai, Kelurahan Malawei, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Insiden yang terjadi pada Rabu (24/6/2026) dini hari ini mengakibatkan kerusakan parah, dengan hampir seratus bangunan rumah yang dihuni oleh nelayan ludes dilahap api. Klademak dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi penting di ujung barat Papua.

Kronologi Kebakaran di Klademak II Pantai

Berdasarkan informasi yang diperoleh, api mulai membesar sekitar pukul 04.00 WIT dan mencapai puncaknya saat kumandang azan subuh. Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan, namun mereka menghadapi tantangan besar akibat cuaca. Angin kencang di pesisir mempercepat penyebaran api, menyebabkan kepanikan di kalangan warga.

Api baru dapat dikendalikan sekitar pukul 08.00 WIT setelah petugas gabungan dari Damkar Kota Sorong dan Damkar Provinsi Papua Barat Daya bekerja keras memadamkan api di lokasi kejadian.

Kepanikan Warga dan Kesaksian Korban

Warga setempat menceritakan bagaimana situasi menjadi sangat menegangkan ketika api mulai mendekati permukiman mereka. Wiwi (44), salah satu korban, mengungkapkan bahwa ia terkejut saat membuka pintu rumah dan melihat api sudah mengepung kompleks tempat tinggalnya. "Saya begitu buka pintu keluar dari rumah, api sudah membesar dan mengepung banyak rumah di sekitar komplek," katanya.

Dalam keadaan panik, Wiwi langsung berusaha menyelamatkan anaknya tanpa memikirkan barang-barang berharga. Ia menceritakan bahwa saat dievakuasi, anaknya hanya mengenakan celana tanpa baju. Sementara itu, Yuli, warga lainnya, menambahkan bahwa api menjalar dengan cepat dari darat ke area perumahan yang terletak di atas laut. "Jujur kita juga kaget, sebab saat azan subuh itu mulai muncul api dan tiba-tiba menjalar begitu cepat ke rumah lain di pantai," ujarnya.

Dampak dan Harapan Warga

Abdurahman Alhamid, perwakilan warga, melaporkan bahwa sekitar 97 rumah telah terbakar, dan sebagian besar korban adalah keluarga nelayan. Ia menyebutkan bahwa api diduga berasal dari sebuah rumah kosong di bagian barat kompleks sebelum menyebar ke bangunan lain. "Hingga kini, kami telah mendata setiap rumah, dan beruntung peristiwa ini tidak sampai menelan korban jiwa," jelasnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materiil dipastikan sangat besar. Abdurahman menekankan bahwa warga yang terdampak sangat membutuhkan bantuan cepat dari pemerintah, karena mereka hanya bisa menyelamatkan pakaian yang melekat di tubuh mereka. Mereka berharap segera mendapatkan bantuan logistik seperti makanan dan pakaian dari pemerintah daerah Kota Sorong.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan aparat setempat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran dan menghitung total kerugian yang dialami akibat insiden ini.