BREAKING Minggu, 16 Agt 2026 19:40 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Senin, 20 Jul 2026 12:58 WIB

Kecelakaan Kapal Nelayan di Banyuwangi, Dua Tewas dan Dua Hilang

20 Jul 2026, 12:58 WIB 77x dibaca 2 menit baca surabaya.kompas.com surabaya.kompas.com
R
Reyhan Arifin 77x dibaca · 2 menit baca
Kecelakaan Kapal Nelayan di Banyuwangi, Dua Tewas dan Dua Hilang
surabaya.kompas.com

BANYUWANGI - Sebuah insiden tragis terjadi di Perairan Grajagan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Jawa Timur, pada hari Senin (20/7/2026). Kapal nelayan yang bernama "kapal inovasi" mengalami kecelakaan yang menyebabkan dua orang meninggal dan dua lainnya dinyatakan hilang.

Menurut informasi dari Kapolsek Purwoharjo, Iptu Agus Suhartono, saat kejadian, kapal yang mengangkut 33 anak buah kapal (ABK) itu sedang dalam perjalanan pulang setelah melakukan penangkapan ikan. "Sesampainya di area Pelawangan, kondisi gelombang tenang tiba-tiba kapal terbawa arus terombang oleh gelombang," jelas Agus.

Proses Evakuasi dan Penemuan Korban

Kapal tersebut kemudian dihantam oleh gelombang kedua yang mengakibatkan mesin kapal mati, sehingga tidak dapat dikendalikan dan akhirnya terbalik. Seluruh ABK berusaha menyelamatkan diri dengan cara berenang, sementara beberapa di antara mereka menggunakan alat bantu seperti galon.

Agus juga menjelaskan bahwa kedua ABK yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia ditemukan oleh seorang juragan pemburu di laut dalam kondisi sudah terapung. Korban yang meninggal adalah Purnomo (60), seorang nelayan dari Desa Tegaldlimo, dan Junairi (46), yang berasal dari Desa Sarimulyo.

Upaya Pencarian yang Masih Berlanjut

Saat ini, pencarian terhadap dua ABK yang belum ditemukan, yaitu Pendik (34) dan Lukman (25), terus dilakukan. Keluarga korban dibantu oleh nelayan setempat, warga, serta tim gabungan yang terdiri dari kepolisian dan tim SAR.

Korban yang telah meninggal dunia dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans, didampingi oleh pihak keluarga untuk melaksanakan prosesi pemakaman. Upaya pencarian akan terus dilakukan hingga kedua ABK yang hilang ditemukan.