BREAKING Minggu, 16 Agt 2026 19:48 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Minggu, 16 Agt 2026 18:48 WIB

Bandara Husein Sastranegara Aktif Kembali, Pemkot Bandung Siapkan Paket Wisata dan Program Great Sale

16 Agt 2026, 18:48 WIB 2x dibaca 3 menit baca bandung.kompas.com bandung.kompas.com
S
Shinta Islamadina 2x dibaca · 3 menit baca
Bandara Husein Sastranegara. (KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANA)
Bandara Husein Sastranegara. (KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANA)

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, telah menyiapkan berbagai strategi untuk memaksimalkan operasional Bandara Husein Sastranegara yang kini kembali melayani penerbangan jet komersial. Salah satu langkah yang diambil adalah menghubungkan kedatangan penumpang di bandara dengan sejumlah destinasi wisata dan kuliner yang ada di Bandung. Strategi ini juga ditujukan untuk menjaga arus wisatawan saat memasuki periode sepi kunjungan, terutama pada bulan Oktober dan November 2026.

Pemkot Bandung berencana untuk mendorong paket wisata dan mengandalkan program Bandung Great Sale guna memastikan kunjungan wisatawan tetap ramai. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Nuzrul Irwan Irawan, menyatakan bahwa reaktivasi bandara ini diharapkan dapat membuka kembali akses bagi wisatawan ke Bandung dan Jawa Barat melalui jalur udara.

Penghubung Wisatawan ke Berbagai Destinasi

Menurut Irwan, keberadaan Bandara Husein diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata. Ia menjelaskan, "Kita selalu berharap mudah-mudahan bukan hanya Bandung saja, Jawa Barat khususnya. Dengan direaktivasi bandara ini, sudah barang tentu memberikan dampak ekonomi maupun pariwisata." Ia menambahkan bahwa jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung terus meningkat sejak pandemi Covid-19 mulai mereda pada tahun 2021. Untuk tahun 2026, target kunjungan wisatawan ke Bandung diperkirakan mencapai sekitar 9 juta orang.

Irwan juga menekankan pentingnya menghubungkan akses dari Bandara Husein ke berbagai destinasi wisata. "Ini menjadi salah satu pintu kedatangan ke Kota Bandung, Jawa Barat melalui jalur udara. Yang dulunya memang memberikan dampak yang positif dan berdampak banget untuk perekonomian maupun pariwisata," ujarnya. Wisatawan yang datang dengan kereta api selama ini dapat diarahkan ke berbagai destinasi, termasuk kawasan wisata heritage, dan konsep serupa akan diterapkan untuk pengunjung yang tiba melalui bandara.

Paket Wisata dan Program Bandung Great Sale

Pemkot Bandung berkolaborasi dengan Badan Promosi Kota Bandung dan berbagai elemen industri pariwisata, termasuk Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), pelaku jasa pariwisata, serta biro perjalanan wisata, untuk menciptakan paket wisata yang sesuai dengan akses masuk wisatawan. "Dengan adanya dibuka bandara ini pasti banyak dibuatkan paket-paket wisata," ungkap Irwan. Paket-paket tersebut juga akan menghubungkan wisatawan dengan berbagai tempat kuliner yang menjadi daya tarik di Kota Bandung.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa tantangan dari reaktivasi Bandara Husein akan terlihat saat memasuki periode low season. Ia mencatat bahwa tingkat okupansi penerbangan menuju beberapa destinasi seperti Tanjungkarang, Palembang, dan Bali cukup tinggi pada awal penerbangan, namun perlu dipertahankan saat memasuki bulan sepi kunjungan. "Ujian sebenarnya Oktober, November itu low season. Maka kita push dengan Bandung Great Sale supaya rame terus," jelas Farhan.

Farhan berharap program tersebut dapat membantu menjaga aktivitas ekonomi dan kunjungan ke Kota Bandung selama periode low season, sedangkan periode Desember hingga Januari dianggap lebih mudah karena bertepatan dengan musim liburan yang dapat meningkatkan mobilitas masyarakat. Pemkot Bandung optimis bahwa reaktivasi Bandara Husein tidak hanya akan meningkatkan konektivitas melalui jalur udara, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Kota Bandung.