BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 12:46 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Sabtu, 18 Jul 2026 09:48 WIB

Lama Proses Evakuasi Kecelakaan di Sibolangit, Truk Terguling Jadi Penyebab Utama

18 Jul 2026, 09:48 WIB 93x dibaca 3 menit baca medan.kompas.com medan.kompas.com
K
Komang Yoga 93x dibaca · 3 menit baca
Lama Proses Evakuasi Kecelakaan di Sibolangit, Truk Terguling Jadi Penyebab Utama
medan.kompas.com

Proses evakuasi kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Jamin Ginting Kilometer 44, Kelurahan Sikeben, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat (17/7/2026), berlangsung cukup lama. Kendala utama dalam evakuasi adalah posisi truk tronton yang terguling dan melintang di badan jalan, serta banyaknya kendaraan yang terlibat. Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP S.L. Widodo, menyatakan bahwa hingga sore hari, petugas baru berhasil mengevakuasi tiga kendaraan. Truk tronton yang diduga menjadi penyebab kecelakaan juga baru dapat didirikan kembali untuk kemudian dievakuasi.

"Sudah ada tiga kendaraan yang berhasil kita evakuasi, lanjut truk pun alhamdulillah sudah berhasil kita dirikan. Nantinya semua kendaraan akan kita evakuasi ke Polsek Pancur Batu," ujar Widodo.

Kronologi Kecelakaan

Berdasarkan penyelidikan sementara, kecelakaan ini bermula ketika truk tronton yang membawa air mineral melaju dari arah Kabupaten Karo menuju Kota Medan. Truk diduga mengalami rem blong dan menabrak kendaraan di depannya, kemudian mengalami pecah ban pada roda depan. Sopir truk membanting setir ke arah kiri, yang mengakibatkan truk terguling dan melintang di jalan. Posisi truk yang menutup sebagian besar jalan membuat kendaraan lain terjebak dan menyulitkan proses evakuasi.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe, menjelaskan bahwa saat truk terguling, badan truk menyapu kendaraan lain sehingga total sembilan kendaraan terlibat dalam kecelakaan ini. Kendaraan yang terlibat terdiri dari dua truk colt diesel, lima minibus, satu sepeda motor, serta truk tronton yang membawa air mineral. Di antara kendaraan yang melaju searah menuju Kota Medan, terdapat satu kendaraan yang datang dari arah berlawanan menuju Bandar Baru.

Tantangan dalam Proses Evakuasi

Widodo menambahkan bahwa selain posisi kendaraan yang sulit dievakuasi, kepadatan lalu lintas di Jalan Jamin Ginting juga menjadi tantangan bagi petugas. "Tingkat kesulitan karena truk dalam posisi miring, dan juga lokasi yang cukup ramai. Namun alhamdulillah perlahan-lahan akan segera lancar," kata Widodo.

Menurutnya, Jalan Jamin Ginting merupakan jalur utama yang menghubungkan Kota Medan dengan Kabupaten Karo hingga Provinsi Aceh, sehingga arus kendaraan harus tetap dijaga selama proses evakuasi berlangsung.

Untuk mempercepat proses evakuasi dan mengurangi kemacetan, polisi menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas. Kendaraan dari kedua arah diizinkan melintas secara bergantian saat proses derek dihentikan sementara. Setelah arus kembali bergerak, petugas melanjutkan evakuasi kendaraan yang masih berada di lokasi.

"Karena kami juga mengutamakan perjalanan masyarakat yang naik dan turun, kami buat bergantian. Setelah prosesnya bergerak, kami menutup kembali jalur untuk melakukan evakuasi, dan begitu lagi kita ulang untuk membuka jalur lalu lintas," ungkap Widodo.

Selain mengatur lalu lintas di lokasi kejadian, polisi juga menempatkan personel di sejumlah titik dari arah Medan maupun Kabupaten Karo untuk mencegah antrean kendaraan semakin panjang selama proses evakuasi berlangsung.