BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 13:33 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Minggu, 12 Jul 2026 15:20 WIB

Ledakan Mengguncang Toko Material di Purwakarta, Satu Korban Jiwa dan Empat Rumah Terluka

12 Jul 2026, 15:20 WIB 84x dibaca 2 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
A
Almira Rara Susanti 84x dibaca · 2 menit baca
Ledakan Mengguncang Toko Material di Purwakarta, Satu Korban Jiwa dan Empat Rumah Terluka
regional.kompas.com

PURWAKARTA, sebuah ledakan besar mengguncang toko material yang terletak di Jalan Raya Wanayasa, Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada hari Minggu, 12 Juli 2026. Insiden ini menyebabkan satu orang tewas dan merusak empat rumah serta sebuah masjid di sekitarnya.

Ledakan yang sangat keras tersebut menghancurkan sebagian besar bangunan toko material, dengan beberapa bagian ambruk dan lainnya mengalami kerusakan yang signifikan. Selain itu, empat rumah di dekat lokasi juga mengalami kerusakan, sementara kaca masjid yang berada di seberang jalan pecah akibat getaran dari ledakan tersebut.

Suara Ledakan Terdengar Jauh

Menurut keterangan warga setempat, suara ledakan dapat terdengar hingga radius enam kilometer dari lokasi kejadian. Salah satu saksi yang berada di lokasi, Mamad, menceritakan bahwa saat itu ia sedang berada di depan masjid ketika ledakan terjadi. "Saya lagi nongkrong di depan masjid, tahu-tahu terdengar ledakan keras. Saya enggak tahu itu bom atau apa. Ada satu korban meninggal dunia. Rumah sekitar empat rusak, kaca masjid juga pecah. Suara ledakannya terdengar sampai Wanayasa, sekitar 6 kilometer," ungkap Mamad.

Informasi Mengenai Korban

Warga lain, Ade, menyampaikan bahwa ia mendengar informasi dari keluarga korban yang mengatakan bahwa korban, Pak Joni, sedang bekerja menggunakan mesin gerinda sebelum ledakan terjadi. "Saya enggak lihat langsung. Cuma dengar dari keluarganya, Pak Joni lagi kerja pakai gerinda besi. Tiba-tiba ada yang meledak. Korban terpental sekitar tiga meter. Kondisinya mengalami luka bakar dan luka parah di bagian wajah," kata Ade.

Hingga siang hari, jasad korban masih berada di lokasi dan belum dievakuasi. Aparat kepolisian masih menunggu kedatangan Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Polda Jawa Barat untuk memastikan keamanan lokasi sebelum proses evakuasi dapat dilakukan. Sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap telah dikerahkan untuk menjaga area ledakan, dan garis polisi telah dipasang untuk membatasi akses masyarakat.

Saat ini, penyebab dari ledakan tersebut masih belum diketahui, dan polisi belum melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap sumber dari ledakan yang terjadi.