BREAKING Rabu, 17 Jun 2026 23:45 WIB
Berita Terkini Rabu, 17 Jun 2026 21:52 WIB

Mardiono Berkunjung ke UAS, Minta Arahan untuk Tugas Kenegaraan dan PPP

17 Jun 2026, 21:52 WIB 4x dibaca 3 menit baca news.detik.com news.detik.com
S
Shinta Islamadina 4x dibaca · 3 menit baca
Foto: dok. PPP
Foto: dok. PPP

Jakarta - Muhamad Mardiono, yang menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden dalam bidang ketahanan pangan dan juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), melakukan silaturahmi dengan Ustadz Abdul Somad (UAS) di Pekanbaru, Riau. Dalam pertemuan ini, Mardiono meminta pandangan terkait tugas kenegaraan yang diembannya serta arahan untuk langkah-langkah PPP di masa mendatang.

Mardiono menjelaskan bahwa kedatangannya ke Riau tidak hanya untuk mempererat tali silaturahmi, namun juga untuk membawa amanah sebagai Utusan Khusus Presiden yang memerlukan pandangan dari para ulama dan tokoh bangsa. "Yang pertama tentu untuk bersilaturahmi dan membawa misi kenegaraan karena saya sebagai Utusan Khusus Presiden. Saya mohon pencerahan terkait kebijakan-kebijakan dan tugas-tugas pemerintahan yang sedang saya emban," ungkap Mardiono.

Masukan Berharga dari UAS

Selama pertemuan tersebut, Mardiono mengaku mendapatkan banyak masukan dan pandangan dari UAS. Ia menekankan bahwa nasihat dari para ulama sangat penting di tengah berbagai tantangan dan dinamika global yang dihadapi oleh Indonesia saat ini. Selain itu, Mardiono juga meminta arahan sebagai Ketua Umum PPP, menegaskan bahwa partai tersebut akan terus mempertahankan identitasnya sebagai partai yang lahir dari kalangan ulama dan berkomitmen untuk mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara.

"PPP tidak akan terlepas dari pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara. PPP adalah partai para ulama yang memiliki misi mulia untuk terus memperjuangkan kepentingan umat dan menjaga persatuan bangsa," tegasnya.

Pentingnya Partisipasi Politik

Mardiono menambahkan bahwa UAS merupakan sosok yang memiliki wawasan luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, berbagai wejangan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal dalam menjalankan amanah pemerintahan maupun kepemimpinan partai.

Sementara itu, UAS memberikan apresiasi atas kunjungan Mardiono, yang dinilainya sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi silaturahmi dan dialog kebangsaan. Ia menyebutkan bahwa Mardiono telah meluangkan waktu di tengah kesibukannya untuk berdiskusi secara langsung. "Alhamdulillah, Bapak Muhamad Mardiono mau meluangkan waktu datang ke tempat kami yang penuh kesederhanaan. Hanya duduk, minum teh, dan mengobrol. Mudah-mudahan bermanfaat untuk umat dan bangsa," kata UAS.

UAS juga menekankan pentingnya partisipasi politik umat Islam melalui jalur-jalur demokrasi yang konstitusional. Ia berpendapat bahwa aspirasi masyarakat perlu diperjuangkan melalui lembaga perwakilan rakyat agar dapat menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik. "Umat Islam mesti melek politik. Aspirasi masyarakat harus disampaikan melalui perwakilan-perwakilan rakyat di parlemen sehingga dapat menjadi payung hukum, baik dalam bentuk peraturan daerah maupun undang-undang," tuturnya.

Menutup pertemuan, UAS mendoakan Mardiono dan keluarga besar PPP agar selalu diberikan kesehatan, istiqamah dalam perjuangan, serta kemampuan untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa. "Mudah-mudahan Bapak Muhamad Mardiono beserta keluarga besar PPP selalu diberikan kesehatan lahir dan batin, serta istiqamah untuk memperbaiki apa yang terjadi pada bangsa saat ini," pungkasnya.