Jakarta, CNN Indonesia -- Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa mata hampir selalu tertutup saat bersin? Beberapa orang bahkan meyakini bahwa mata bisa terlepas dari tempatnya jika bersin dilakukan dengan mata terbuka. Meskipun terdengar ekstrem, anggapan tersebut hanyalah sebuah mitos. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa menutup mata saat bersin merupakan bagian dari refleks alami tubuh yang tidak dapat dikendalikan secara sadar.
Menurut Mayo Clinic, bersin adalah refleks otomatis tubuh atau yang dikenal sebagai autonomic reflex. Ketika tubuh mendeteksi adanya iritasi di hidung, otak akan mengirimkan sinyal ke berbagai otot untuk memicu bersin, termasuk otot-otot pada kelopak mata.
Refleks Tubuh yang Kompleks
Menutup mata saat bersin terjadi secara otomatis dan tidak disadari, bukan karena dilakukan dengan sengaja. Ketika seseorang bersin, tubuh menjalankan serangkaian respons yang cukup kompleks. Proses bersin melibatkan koordinasi antara saraf wajah, otot dada, tenggorokan, dan kelopak mata dalam waktu yang sangat singkat. Ketika otak mengirimkan sinyal untuk bersin, salah satu bagian dari refleks tersebut adalah menutup mata.
Healthline mengungkapkan bahwa refleks menutup mata saat bersin telah terprogram dalam sistem tubuh manusia. Oleh karena itu, sebagian besar orang akan kesulitan untuk mempertahankan mata tetap terbuka saat bersin. Meskipun demikian, secara teknis, manusia masih bisa bersin dengan mata terbuka, namun seseorang harus melawan refleks alami tubuh yang ingin menutup kelopak mata.
Mitos dan Mekanisme Perlindungan
Salah satu mitos yang paling terkenal mengenai bersin adalah bahwa mata bisa keluar atau copot jika seseorang bersin dengan mata terbuka. Mayo Clinic menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Meskipun tekanan saat bersin cukup kuat, tetapi tidak cukup untuk membuat bola mata keluar dari rongganya. Bola mata tetap ditahan dengan kuat oleh otot ekstraokular dan jaringan di sekitarnya.
Walaupun mekanisme pastinya belum sepenuhnya dipahami, beberapa studi menduga bahwa refleks menutup mata saat bersin juga berhubungan dengan mekanisme perlindungan tubuh. Saat bersin, tubuh mengeluarkan udara dan partikel dengan tekanan tinggi dari hidung dan mulut. Menutup mata diduga dapat membantu mencegah partikel atau iritan masuk ke area mata. Teori ini dianggap logis karena bersin merupakan cara tubuh untuk mengeluarkan benda asing, debu, atau iritan dari saluran pernapasan.
Namun, hingga saat ini, belum ada satu teori tunggal yang benar-benar definitif untuk menjelaskan mekanisme ini secara menyeluruh.