BREAKING Kamis, 18 Jun 2026 12:13 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Kamis, 18 Jun 2026 09:56 WIB

Mengapa Tubuh Bisa Pegal Saat Berada di Ruangan Ber-AC? Simak Penjelasan Dokter

18 Jun 2026, 09:56 WIB 3x dibaca 3 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
K
Komang Yoga 3x dibaca · 3 menit baca
Ilustrasi. Tak sedikit yang mengeluhkan tubuh pegal ketika berada di ruangan ber-AC. Apa penyebabnya? (iStockphoto/simpson33)
Ilustrasi. Tak sedikit yang mengeluhkan tubuh pegal ketika berada di ruangan ber-AC. Apa penyebabnya? (iStockphoto/simpson33)

Banyak orang menikmati kenyamanan ruangan ber-AC, terutama saat cuaca panas. Namun, tidak sedikit yang merasakan ketidaknyamanan seperti tubuh pegal dan kaku setelah berlama-lama di lingkungan dingin tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai penyebab sebenarnya dari kondisi ini dan apakah AC menjadi faktor utamanya.

Penyebab Utama Rasa Pegal

Menurut Bharat S. Mody, seorang ahli bedah ortopedi di Rumah Sakit Welcare, India, masalah ini tidak hanya disebabkan oleh suhu dingin. Ada berbagai kebiasaan dan kondisi tubuh yang turut berkontribusi terhadap rasa pegal yang dirasakan. Mody menjelaskan bahwa AC tidak secara langsung menyebabkan masalah seperti arthritis atau kerusakan tulang. Namun, paparan AC yang berkepanjangan sering kali membuat seseorang lebih banyak duduk tanpa bergerak.

Kebiasaan duduk dalam waktu lama di ruangan ber-AC dapat memperburuk kekakuan dan ketidaknyamanan otot. Banyak orang menghabiskan waktu 8 hingga 10 jam dalam posisi duduk yang membuat otot menjadi pasif dan mengurangi aliran darah. Akibatnya, tubuh terasa lebih pegal, terutama di area leher, punggung, dan bahu.

Dampak Suhu Dingin pada Otot dan Sendi

Dalam penjelasan lebih lanjut, Mody mengungkapkan bahwa berada di dalam ruangan dingin dapat menyebabkan otot berkontraksi dan menegang, yang berujung pada kekakuan dan ketidaknyamanan. Udara dingin juga dapat memperburuk nyeri pada sendi bagi mereka yang memiliki kondisi seperti artritis atau masalah muskuloskeletal lainnya.

“Orang dengan osteoartritis, spondilosis serviks, frozen shoulder, nyeri punggung bawah, atau cedera masa lalu mungkin mengalami peningkatan ketidaknyamanan selama paparan AC yang berkepanjangan,” jelas Mody. Ia juga menegaskan bahwa AC tidak melemahkan tulang atau menyebabkan osteoporosis secara langsung, dan tidak ada bukti ilmiah yang mendukung hal tersebut.

Kekhawatiran utama lebih berkaitan dengan kebiasaan dan gaya hidup. Saat cuaca panas, banyak orang cenderung menghabiskan waktu di dalam ruangan, yang mengurangi aktivitas fisik, paparan sinar matahari, dan terkadang menyebabkan dehidrasi. Mody menambahkan bahwa mereka yang banyak berada di dalam ruangan sering kali mengalami kekurangan vitamin D yang penting bagi kesehatan tulang.

Cara Mencegah Rasa Pegal di Ruangan Ber-AC

Untuk mengurangi risiko pegal saat berada di ruangan ber-AC, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diambil:

  • Atur suhu AC pada kisaran 24-26 derajat Celsius.
  • Hindari duduk tepat di bawah embusan udara dingin.
  • Bergerak setiap 30-45 menit dengan berdiri, melakukan stretching, atau berjalan sebentar.
  • Cukupi asupan air putih agar otot dan sendi tetap berfungsi dengan baik.
  • Gunakan kursi ergonomis dan jaga postur tubuh tetap tegak.
  • Aktif berolahraga dan berjemur secukupnya.
  • Kenakan pakaian berlapis jika ruangan terasa terlalu dingin.

Dengan memahami penyebab tubuh pegal di ruangan ber-AC, Anda dapat lebih bijak dalam menjaga kenyamanan tubuh tanpa harus menghindari AC sepenuhnya.