Bulu mata rontok adalah kondisi yang sering dialami banyak orang. Meskipun kerontokan bulu mata merupakan hal yang normal, penipisan yang berlebihan harus mendapatkan perhatian lebih. Apa saja yang bisa menjadi penyebab terjadinya hal ini?
Bulu mata memiliki fungsi penting tidak hanya untuk memperindah penampilan, tetapi juga melindungi mata dari debu dan kotoran yang dapat mengganggu penglihatan serta berpotensi menyebabkan infeksi. Dalam dunia medis, kerontokan bulu mata dikenal dengan istilah madarosis. Menurut American Academy of Ophthalmology, bulu mata memiliki siklus tumbuh dan rontok setiap 6 hingga 10 minggu, dengan rata-rata kerontokan normal antara satu hingga lima helai per hari. Jika kerontokan terjadi lebih banyak dari itu, bisa jadi ada masalah kesehatan yang mendasarinya.
Penyebab Bulu Mata Rontok
Berikut adalah beberapa penyebab utama yang dapat menyebabkan bulu mata rontok, beserta cara mengatasinya:
1. Iritasi kosmetik
Menggunakan riasan mata terlalu lama, serta sering memakai ekstensi bulu mata dan penjepit, dapat merusak bulu mata dan mempercepat kerontokan. Alergi terhadap maskara atau lem untuk eyelash extension juga dapat menjadi penyebabnya.
2. Peradangan bulu mata
Peradangan pada bulu mata, yang dikenal sebagai blefaritis, dapat menyebabkan kerontokan. Gejala yang muncul termasuk rasa gatal, terbakar, serta kemerahan dan pembengkakan pada kelopak mata. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar minyak di dekat pangkal bulu mata tersumbat, menyebabkan peradangan kronis dan masalah pada folikel bulu mata.
3. Kanker kulit
Beberapa masalah kesehatan dapat menyebabkan kerontokan bulu mata, seperti penyakit autoimun (misalnya alopecia areata, lupus, skleroderma), kondisi hormonal (seperti hipotiroidisme), infeksi (seperti virus herpes simpleks, HIV, sifilis, dan tuberkulosis), menopause, dan kanker kulit.
4. Trikotilomania
Trikotilomania adalah kondisi yang ditandai dengan dorongan untuk mencabut bulu mata sendiri, yang sering kali dipicu oleh tekanan emosional atau psikologis. Penderita biasanya merasa tidak dapat menahan keinginan untuk mencabut rambut dari berbagai bagian tubuh, termasuk bulu mata.
5. Kekurangan vitamin
Kekurangan beberapa vitamin, terutama biotin, seng, dan zat besi, dapat mengakibatkan kerontokan bulu mata. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter dan melakukan tes darah sebelum mengonsumsi suplemen vitamin.
Cara Mengatasi Bulu Mata Rontok
Setelah mengetahui penyebabnya, bagaimana cara mengatasi kerontokan bulu mata? Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:
- Rutin membersihkan area mata, terutama setelah menggunakan makeup.
- Menggunakan serum khusus yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan bulu mata.
- Mengonsumsi makanan yang kaya akan protein, biotin, dan zat besi untuk mendukung pertumbuhan bulu mata serta kesehatan secara keseluruhan.
- Mengoleskan minyak zaitun pada area kelopak mata setiap malam.
Dengan memahami penyebab dan cara mengatasi kerontokan bulu mata, diharapkan Anda dapat menjaga kesehatan bulu mata dengan lebih baik.