Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, yang dipimpin oleh Bupati Paramitha Widya Kusuma dan Wakil Bupati Wurja, telah mendapatkan penilaian yang baik dari masyarakat selama satu tahun terakhir, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan. Survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas pada 10-16 Juni 2026 menunjukkan bahwa 57,2 persen masyarakat merasa kondisi Kabupaten Brebes telah mengalami perbaikan signifikan. Bidang kesehatan tercatat sebagai sektor dengan tingkat kepuasan tertinggi, mencapai 76,4 persen.
Capaian ini didukung oleh kemudahan akses layanan kesehatan, termasuk program Nakes Door to Door yang memberikan intervensi langsung ke rumah-rumah warga. Aspek penyediaan pelayanan kesehatan dan obat-obatan memperoleh apresiasi tertinggi dengan tingkat kepuasan mencapai 80,6 persen. Selain itu, kemudahan akses layanan kesehatan mendapatkan kepuasan 75,2 persen, sementara penanganan kasus stunting mencatat tingkat kepuasan sebesar 72,5 persen.
Program Pencegahan Penyakit dan Harapan Masyarakat
Program pencegahan penyakit dan promosi kesehatan juga mendapatkan penilaian positif dengan tingkat kepuasan 72,3 persen, sedangkan upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak memperoleh 70,8 persen. Dua aspek terakhir ini menjadi perhatian Pemkab Brebes karena berkaitan dengan kesehatan preventif dan perlindungan ibu serta anak, yang berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan.
Selain kesehatan, masyarakat juga menunjukkan apresiasi terhadap bidang pembangunan lainnya. Bidang kesejahteraan sosial menempati posisi kedua dengan tingkat kepuasan 62,3 persen, diikuti oleh penegakan hukum 60,1 persen, dan politik-keamanan 59,9 persen. Sementara itu, bidang ekonomi mencatatkan tingkat kepuasan terendah, yakni 57,1 persen, yang menjadi catatan bagi Pemkab Brebes untuk meningkatkan kinerja di sektor ini.
Aspirasi Warga untuk Pembangunan Infrastruktur
Survei Litbang Kompas juga mengungkapkan aspirasi masyarakat terkait sektor yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Warga cenderung mengutamakan pembangunan infrastruktur dan ekonomi karena dinilai berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari. Sebanyak 39,6 persen responden memilih perbaikan infrastruktur dasar, terutama jalan dan penerangan jalan umum, sebagai prioritas utama. Kerusakan jalan dan jembatan masih menjadi tantangan yang dapat menghambat mobilitas dan distribusi hasil pertanian.
Prioritas berikutnya adalah sektor ketenagakerjaan, di mana 25,5 persen responden berharap Pemkab Brebes dapat memperluas lapangan kerja melalui investasi, pelatihan vokasi, dan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sekitar 15,6 persen warga juga menekankan pentingnya stabilitas harga bahan pokok untuk menjaga daya beli dan ketahanan ekonomi rumah tangga.
Menanggapi aspirasi tersebut, Pemkab Brebes berkomitmen untuk menjadikannya sebagai acuan dalam penyusunan kebijakan. Di sektor ekonomi dan pertanian, Pemkab akan terus memperkuat perlindungan bagi petani dan nelayan serta mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti bawang merah, padi, dan jagung untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan daerah.
Dalam bidang perlindungan sosial, harapan 14,2 persen warga terkait bantuan sosial akan dijawab melalui perbaikan dan integrasi basis data penerima manfaat, sehingga program bantuan dapat disalurkan dengan lebih tepat sasaran. Pemkab Brebes juga akan melanjutkan program Brebes Beres yang mencakup berbagai inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepercayaan Terhadap Kepemimpinan Daerah
Tingkat kepuasan terhadap layanan dasar juga sejalan dengan penilaian positif terhadap kepemimpinan daerah. Kinerja Bupati Paramitha Widya Kusuma memperoleh tingkat kepuasan 71,8 persen, sementara citra positif terhadap pemimpin Kabupaten Brebes tersebut mencapai 87,2 persen. Sekitar 75 persen masyarakat Brebes merasa optimis bahwa Pemkab mampu menyelesaikan berbagai masalah yang ada.
Hasil survei menunjukkan bahwa meskipun ada pencapaian di sektor kesehatan, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait infrastruktur, lapangan kerja, dan stabilitas ekonomi. Tantangan ke depan bagi Pemkab Brebes adalah mempertahankan kualitas pelayanan kesehatan sambil memenuhi aspirasi masyarakat di sektor-sektor lainnya agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.