Regional

Pengembang Emeralda Resort Minta Tambahan Waktu Lima Bulan untuk Selesaikan Masalah dengan Konsumen

PT Siliwangi Anantha Bumi, pengembang Emeralda Resort, mengajukan permohonan waktu tambahan selama lima bulan untuk menyelesaikan permasalahan dengan konsumen di Bandung Barat, Jawa Barat.

S
Sabrina Aulia Rahma
12 May 2026 8 pembaca
Pengembang Emeralda Resort Minta Tambahan Waktu Lima Bulan untuk Selesaikan Masalah dengan Konsumen
Sumber gambar: bandung.kompas.com

BANDUNG BARAT - PT Siliwangi Anantha Bumi, yang dikenal sebagai YanPro Land, meminta tambahan waktu lima bulan untuk menyelesaikan isu yang dihadapi dengan konsumennya di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Permohonan ini disampaikan melalui surat yang ditulis oleh CEO YanPro Land, Yana Priatna, kepada DPRD Bandung Barat, di tengah perhatian publik yang meningkat terkait lambatnya penyelesaian kasus yang berdampak pada ratusan konsumen.

Ketua Komisi IV DPRD KBB, Nur Julaeha, mengungkapkan bahwa surat tersebut diterima setelah Yana tidak hadir dalam tiga kali upaya mediasi dengan para konsumennya. "Hari ini, sebenarnya kami mengundang kembali saudara Yana untuk hadir langsung. Namun, yang bersangkutan tidak hadir dan hanya mengirimkan surat," ungkap Nur saat ditemui pada Selasa (12/5/2025).

Permintaan Tambahan Waktu

Dalam surat yang dikirimkan, pihak pengembang meminta waktu tambahan selama lima bulan untuk menyelesaikan permasalahan terkait perumahan The Emeralda Resort. DPRD KBB menilai bahwa permohonan tersebut belum disertai penjelasan yang jelas mengenai langkah-langkah penyelesaian dan kepastian pengembalian hak konsumen.

Nur juga menyoroti ketidakhadiran pengembang dalam beberapa agenda sebelumnya, yang dianggap menimbulkan kekecewaan di kalangan konsumen. "Ini tentu menimbulkan kekecewaan karena mereka berharap ada penjelasan langsung dari pihak pengembang," kata Nur. Ia menyayangkan sikap pengembang yang tidak menemui langsung para konsumennya, dan menilai bahwa Yana memilih untuk menghindar dari konflik yang melibatkan dugaan penipuan hingga mencapai ratusan miliar rupiah.

Isi Surat Permohonan

Dalam surat resmi yang ditulis oleh Yana, terdapat permohonan maaf atas keterlambatan proyek perumahan yang hingga kini belum juga selesai dibangun. Pengembang menegaskan komitmennya untuk memenuhi semua kewajiban yang belum diselesaikan. "Untuk memenuhi semua kewajiban kami kepada konsumen, diperlukan waktu ke depan dengan target minimal 5 (lima) bulan kerja," tulis Yana dalam suratnya.

Setelah target tersebut tercapai, perusahaan berjanji akan mengundang konsumen kembali untuk audiensi lebih lanjut, baik secara langsung maupun melalui fasilitasi DPRD Bandung Barat. "Sehubungan dengan poin-poin di atas, harapan besar kami Bapak/Ibu bisa memaklumi kondisi kami sehingga untuk kenyamanan bersama dirasa perlu difokuskan terlebih dahulu terhadap realisasi permintaan dari para konsumen dan tanggung jawab kami untuk bisa mengejar keterlambatan produksi pembangunan Perumahan The Emeralda Resort," tutupnya.

Artikel Terkait