BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 11:35 WIB
Berita Terkini Minggu, 26 Jul 2026 07:27 WIB

--- Revitalisasi SDN Tanggirejo Dimulai, Mendikdasmen Targetkan Selesai dalam Tiga Bulan ---

26 Jul 2026, 07:27 WIB 63x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
G
Galih Lingga Pradipta 63x dibaca · 2 menit baca
Foto: Mendikdasmen Abdul Mu'ti (Devita Savitri/detikEdu)
Foto: Mendikdasmen Abdul Mu'ti (Devita Savitri/detikEdu)
---TITLEEXCERPT--- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengungkapkan bahwa revitalisasi SD Negeri Tanggirejo di Grobogan, Jawa Tengah, ditargetkan rampung dalam waktu tiga hingga empat bulan. ---CONTENT---

Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memberikan informasi terbaru mengenai revitalisasi SD Negeri (SDN) Tanggirejo yang terletak di Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Ia menyatakan bahwa proses revitalisasi ini ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga empat bulan.

"Rencana 3 sampai 4 bulan," ungkap Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat dihubungi pada Minggu (26/7/2026).

Rincian Revitalisasi

Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa revitalisasi akan mencakup beberapa ruangan, termasuk tiga ruang kelas yang atapnya mengalami keruntuhan. "Sarana yang akan diperbaiki yakni 3 ruang kelas, toilet 2 ruang, 1 ruang administrasi, 1 ruang perpustakaan," tambahnya. Ia juga menyebutkan bahwa biaya yang diperlukan untuk revitalisasi ini mencapai Rp 1,3 miliar, yang akan diberikan sebagai bantuan.

"Akan diberikan bantuan Rp 1,3 M," imbuh Abdul.

Pelaksanaan Revitalisasi

Proses revitalisasi SD Negeri Tanggirejo dimulai pada Sabtu (25/7) setelah kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan. Kepala SDN Tanggirejo, Juwariyah, menyatakan bahwa pihak sekolah sangat menyambut baik dimulainya proyek revitalisasi ini. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah, khususnya kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Alhamdulillahirobbilalamin, hari ini pembangunan SDN Tanggirejo sudah mulai dilaksanakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan seluruh jajaran pemerintah yang telah merespons kondisi sekolah kami dengan cepat," kata Juwariyah dalam keterangannya pada hari yang sama.

Diketahui bahwa kerusakan atap di beberapa ruangan telah memaksa pihak sekolah untuk mengatur ulang kegiatan belajar mengajar. Beberapa kelas digunakan secara bergantian, dan musala dimanfaatkan sebagai ruang belajar sementara.

Juwariyah berharap revitalisasi ini dapat segera selesai agar para siswa dapat kembali belajar di ruang kelas yang aman dan nyaman.