TALIABU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pulau Taliabu, yang terletak di Maluku Utara, telah mengubah rencana revitalisasi menjadi usulan pembangunan baru untuk tiga ruang kelas SDN Kawalo yang mengalami kebakaran pada 29 Juni 2026. Kepala Disdikbud Pulau Taliabu, Damruddin Rahman, menjelaskan bahwa sebelum terjadinya kebakaran, ketiga ruang kelas tersebut sudah terdaftar sebagai penerima bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Namun, setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi, pihak Disdikbud menemukan bahwa kondisi bangunan sudah hancur total, sehingga rencana awal harus diubah menjadi pembangunan baru. "Usulan itu harus diubah menjadi pembangunan baru," ungkapnya pada Sabtu (11/7/2026).
Usulan Pembangunan Kembali
Damruddin menambahkan bahwa Disdikbud Pulau Taliabu telah mengajukan permohonan untuk pembangunan tiga Ruang Kelas Baru (RKB) kepada kementerian sebagai pengganti bangunan yang terbakar. Saat ini, mereka masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat mengenai usulan tersebut.
"Apakah usulan itu nantinya disetujui atau tidak, kami masih menunggu jawaban (dari kementerian). Tapi yang pasti kami akan terus berupaya karena kondisi sekolah sudah habis terbakar," jelas Damruddin.
Detail Kebakaran
Insiden kebakaran yang terjadi pada sore hari tersebut mengakibatkan tiga ruang kelas terbakar habis. Dua dari ruang kelas tersebut digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, sementara satu ruangan lainnya berfungsi sebagai gudang penyimpanan barang bekas milik sekolah.
Disdikbud Pulau Taliabu berkomitmen untuk segera menangani situasi ini agar proses pendidikan di sekolah tersebut dapat segera pulih.