BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 14:12 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Selasa, 28 Jul 2026 01:36 WIB

Tindakan Berani Aris Susanto Selamatkan Pengendara di Perlintasan KA Mengkreng

28 Jul 2026, 01:36 WIB 61x dibaca 3 menit baca surabaya.kompas.com surabaya.kompas.com
H
Hana Salsabila Zaid 61x dibaca · 3 menit baca
Tindakan Berani Aris Susanto Selamatkan Pengendara di Perlintasan KA Mengkreng
surabaya.kompas.com

MADIUN – Keberanian Aris Susanto yang secara mendadak menghentikan kendaraan di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 303A Mengkreng, yang merupakan perlintasan sebidang di jalur utama Surabaya-Yogyakarta, menjadi viral di berbagai platform media sosial. Tindakan heroik ini berhasil menyelamatkan banyak pengguna jalan dari kemungkinan kecelakaan fatal saat Kereta Api (KA) Brantas melaju dengan cepat, sementara palang pintu perlintasan diduga tidak dapat menutup karena petugas yang tertidur.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kesigapan Aris, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memberikan apresiasi yang tinggi. Aris diundang ke Kantor Daop 7 Madiun yang terletak di Jalan Kompol Sunaryo, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada Senin (27/7/2026).

Penghargaan atas Tindakan Heroik

Deputy Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam atas aksi spontan Aris Susanto di perlintasan sebidang Mengkreng. Tindakan Aris dianggap sebagai wujud kepedulian yang nyata, tidak hanya melindungi pengguna jalan, tetapi juga berkontribusi pada keselamatan perjalanan kereta api secara keseluruhan. Sebagai bentuk penghormatan, PT KAI Daop 7 Madiun memberikan piagam penghargaan serta uang pembinaan sebesar Rp 2,5 juta kepada Aris atas keberaniannya dalam mencegah potensi kecelakaan lalu lintas.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengonfirmasi bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap aksi cepat Aris yang patut dicontoh. "Kepedulian dan kesigapannya dalam membantu menghentikan kendaraan di JPL 303A Mengkreng telah berkontribusi mencegah potensi kecelakaan dan menjadi teladan bagi masyarakat maupun insan KAI dalam membangun budaya keselamatan," jelas Tohari dalam keterangan resminya.

Evaluasi Keselamatan dan Imbauan untuk Pengendara

Selain memberikan penghargaan kepada masyarakat yang peduli keselamatan, peristiwa ini juga menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen PT KAI. Alam Prasetyo mengingatkan semua pekerja operasional untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan prinsip keselamatan dalam menjalankan tugas mereka. Seluruh insan KAI diimbau untuk bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) demi memastikan keselamatan kerja serta keselamatan operasional perjalanan kereta api terjaga dengan baik.

Tohari menekankan bahwa keselamatan lalu lintas di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama antara pengelola dan pengguna jalan. Pihak KAI Daop 7 Madiun mengajak semua pengendara untuk selalu disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, sinyal perlintasan, serta arahan dari petugas. Pengendara diwajibkan untuk berhenti sejenak, melihat ke kiri dan ke kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang melintas sebelum menyeberang.

Tohari juga menjelaskan mengenai fungsi palang pintu perlintasan kereta api, "Perlu dipahami bahwa palang pintu bukanlah alat pengaman utama bagi pengguna jalan, melainkan berfungsi untuk mengamankan perjalanan kereta api." Keselamatan di perlintasan sangat bergantung pada kedisiplinan setiap pengguna jalan, tambahnya.