BREAKING Sabtu, 13 Jun 2026 20:37 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Jumat, 15 Mei 2026 12:54 WIB

Vietnam Alami Kenaikan Tinggi Badan Rata-rata, Melebihi Indonesia

15 Mei 2026, 12:54 WIB 10x dibaca 2 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Z
Zahra Asma Nabila 10x dibaca · 2 menit baca
Vietnam Alami Kenaikan Tinggi Badan Rata-rata, Melebihi Indonesia
Ilustrasi. Tinggi badan orang Vietnam naik pesat, kalahkan Indonesia. (iStockphoto/saiyood)

Vietnam telah mencatat peningkatan yang signifikan dalam tinggi badan rata-rata penduduknya selama satu dekade terakhir. Lonjakan ini membuat negara tersebut kini berada di atas Indonesia dan Filipina dalam hal rata-rata tinggi badan di kawasan Asia Tenggara.

Direktur Vietnam Institute of Applied Medicine, Truong Hong Son, mengungkapkan bahwa tinggi badan rata-rata pria Vietnam saat ini mencapai 168,1 sentimeter, sementara untuk wanita adalah 156,2 sentimeter. Data ini diperoleh dari survei yang dilakukan oleh General Statistics Office dan National Institute of Nutrition Vietnam.

Peningkatan Tinggi Badan yang Signifikan

Selama sepuluh tahun terakhir, tinggi badan pria Vietnam mengalami peningkatan sekitar 3,7 sentimeter, sedangkan wanita meningkat 2,6 sentimeter. Pencapaian ini menempatkan Vietnam di urutan keempat dalam daftar negara dengan rata-rata tinggi badan tertinggi di Asia Tenggara, setelah Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Son menyatakan bahwa pertumbuhan tinggi badan masyarakat Vietnam saat ini merupakan yang tercepat dalam sejarah negara tersebut. Ia membandingkan pencapaian ini dengan periode 'emas' Jepang yang terjadi antara tahun 1950-an hingga 1990-an, di mana tinggi badan pria Jepang meningkat lebih dari 10 sentimeter setelah perang.

Tantangan dalam Peningkatan Tinggi Badan

Meskipun mengalami kemajuan, Vietnam masih tertinggal dibandingkan dengan rata-rata tinggi badan global. Tinggi badan pria muda Vietnam masih sekitar 3 sentimeter lebih rendah dibandingkan rata-rata pria di dunia yang mencapai 171 sentimeter.

Son menjelaskan bahwa terdapat tiga faktor utama yang menghambat pertumbuhan tinggi badan di Vietnam, yaitu pola makan yang kurang kaya akan mikronutrien, gaya hidup yang tidak sehat, dan rendahnya aktivitas fisik di kalangan anak-anak sekolah. Ia menambahkan bahwa faktor genetik hanya berkontribusi sekitar 23 persen terhadap tinggi badan seseorang, sementara nutrisi berkontribusi sekitar 32 persen, dan sisanya dipengaruhi oleh olahraga serta kualitas tidur.

Son juga menilai bahwa sekolah-sekolah di Vietnam belum sepenuhnya berhasil dalam membangun kebiasaan hidup aktif dan memberikan edukasi gizi yang merata. Selain itu, perubahan lingkungan dan munculnya pola penyakit baru juga dianggap sebagai tantangan tambahan.

Pemerintah Vietnam kini menjadikan peningkatan tinggi badan sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu resolusi Politbiro Vietnam pada tahun 2025 menargetkan kenaikan rata-rata tinggi badan anak dan remaja berusia 1-18 tahun setidaknya 1,5 sentimeter pada tahun 2030.

Jika tren pertumbuhan saat ini berlanjut, Son memperkirakan bahwa rata-rata tinggi badan pria Vietnam dapat mencapai sekitar 172 sentimeter dan wanita 159 sentimeter pada tahun 2030.