BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 09:57 WIB
Berita Terkini Kamis, 02 Jul 2026 23:32 WIB

--- Warga Purbalingga Ambil Telur dari Truk yang Terguling ---

02 Jul 2026, 23:32 WIB 85x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
S
Shinta Islamadina 85x dibaca · 2 menit baca
Foto: dok. Arif
Foto: dok. Arif
---TITLEEXCERPT--- Sebuah truk pengangkut telur terguling di Purbalingga, Jawa Tengah, dan warga setempat melakukan penjarahan terhadap muatan yang berserakan, sementara sopir masih terjebak di dalam kabin. ---CONTENT---

Purbalingga - Di Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, sebuah truk yang membawa 1,3 ton telur mengalami kecelakaan dan terguling, menyebabkan muatannya berserakan. Tragisnya, saat sopir masih terjebak di dalam kabin, warga sekitar justru melakukan penjarahan.

Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu, 28 Juni, sekitar pukul 16.05 WIB. Sopir truk, Arif Rahman (50), bersama seorang helper bernama Romadon, sedang dalam perjalanan mengangkut telur dari peternak lokal menuju Purwokerto. Arif menjelaskan, "Sebelum saya menanjak, dari arah berlawanan ada Avanza hitam yang agak ke kanan. Saya menghindari tabrakan dengan mengambil sedikit ke kiri."

Setelah menghindar, truk yang dikemudikannya terguling ke kanan. Akibat kecelakaan tersebut, Arif terjebak di dalam kabin karena pintu sebelah kanan tertutup oleh badan truk yang terbalik. Mereka hanya bisa keluar melalui pintu kiri setelah mendapatkan bantuan dari warga setempat. "Kami terjebak di kabin sekitar 10 sampai 15 menit. Akhirnya warga datang membuka pintu sebelah kiri dan menolong kami keluar," tambah Arif.

Pemandangan yang Mengecewakan

Saat masih terjebak di dalam kabin, Arif melihat banyak orang berdatangan ke lokasi kejadian. Awalnya, ia mengira bahwa warga datang untuk membantu menyelamatkan telur yang berserakan. Namun, setelah berhasil keluar, ia menyadari bahwa telur-telur tersebut justru dibawa oleh beberapa orang. "Awalnya saya husnuzan. Saya pikir diselamatkan, nanti saya ambil lagi untuk dijual. Ternyata malah dibawa pulang," ungkapnya.

Kerugian yang Diderita

Arif memperkirakan bahwa total muatan yang diangkutnya mencapai sekitar 1,3 ton dengan nilai sekitar Rp 26 juta. Akibat insiden ini, ia hanya bisa membawa pulang mobilnya dalam keadaan kosong.