BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 10:45 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Jumat, 17 Jul 2026 06:43 WIB

Aksi Protes Pedagang Pasar Lama Sentani Akibat Sampah Menumpuk

17 Jul 2026, 06:43 WIB 83x dibaca 2 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
N
Nadia Stevani Putri 83x dibaca · 2 menit baca
Aksi Protes Pedagang Pasar Lama Sentani Akibat Sampah Menumpuk
regional.kompas.com

SENTANI – Sejumlah pedagang wanita di Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura, melakukan aksi protes pada Kamis malam (16/7/2026) dengan menghamburkan tumpukan sampah ke jalan. Tindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap penumpukan sampah yang tidak diangkut selama beberapa hari, sehingga menciptakan bau tidak sedap yang mengganggu aktivitas jual beli di pasar.

Seorang pedagang mengungkapkan, "Ini sampah sudah beberapa hari tidak diangkut dan baunya menyengat, sementara kami berjualan di sini. Orang-orang tidak mau datang beli karena bau sampah ini." Aroma busuk dari sampah yang menumpuk membuat pembeli enggan datang, yang berdampak negatif terhadap penjualan mereka. Sebagai bentuk protes, para pedagang membongkar tumpukan sampah di sekitar pasar dan menyebarkannya ke jalan utama.

Protes Mengganggu Arus Lalu Lintas

Aksi tersebut menyebabkan kemacetan di kawasan Pasar Lama Sentani. Selain menyoroti lambannya pengangkutan sampah oleh pemerintah daerah, para pedagang juga mengeluhkan kebiasaan sebagian warga yang membuang sampah rumah tangga di sekitar pasar. Mereka menegaskan bahwa tumpukan sampah tersebut bukan berasal dari aktivitas jual beli, melainkan limbah rumah tangga yang dibuang sembarangan. "Tempat sampah ada di depan, tidak jauh. Ini bukan sampah pedagang, tetapi sampah rumah tangga yang dibuang di sini," jelas seorang pedagang.

Para pedagang menambahkan bahwa lokasi tempat pembuangan sampah hanya berjarak sekitar 100 hingga 200 meter dari tempat penumpukan sampah. Aksi protes ini sempat menyebabkan kemacetan, sehingga petugas kepolisian yang sedang berpatroli turun tangan untuk mengatur dan mengalihkan arus lalu lintas hingga situasi kembali normal.

Kendala Pengangkutan Sampah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, menjelaskan bahwa penumpukan sampah di Kota Sentani disebabkan oleh armada pengangkut sampah yang tidak dapat beroperasi akibat kekurangan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. "Armada pengangkut sampah tidak mendapatkan BBM solar sehingga berdampak pada pelayanan pengangkutan sampah," ungkapnya. Akibat masalah ini, tumpukan sampah semakin banyak di berbagai titik di Kota Sentani, yang memicu keluhan dari masyarakat, termasuk para pedagang yang bergantung pada pendapatan dari kawasan Pasar Lama Sentani.