BANGKALAN - RY, seorang aparatur sipil negara (ASN) berusia 50 tahun yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, ditemukan meninggal di dalam mobil dinasnya, Toyota Innova dengan nomor polisi M 1090 GP, yang terparkir di Bandara Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6/2026).
Jarang Menggunakan Mobil Dinas
Kepala Dinas PRKP Bangkalan, Roniyun Hamid, menyatakan bahwa RY tidak sering terlihat menggunakan mobil dinas tersebut. Menurutnya, RY tidak menggunakan sopir dan lebih memilih mobil pribadi berwarna hitam, Honda Brio. "Almarhumah tidak pernah membawanya (mobil dinas), karena bodi Innova terlalu bongsor," ungkapnya pada Jumat (26/6/2026).
Roniyun menjelaskan bahwa ia baru enam bulan menjabat sebagai kepala Dinas PRKP, sementara RY telah menjabat sebagai Sekretaris Dinas selama lebih dari satu tahun. Ketika pertama kali mendengar informasi tentang penemuan jasad perempuan di dalam mobil dinas tersebut, ia mengaku sempat bingung. "Jadi ketika Rabu kemarin dapat informasi awal tentang nopol M 1090 GP, saya masih bingung karena tidak hafal dan bertanya ke beberapa staf. Tapi benar itu kendaraan dinas sekretaris," tambahnya.
Mobil Dinas Diamankan Polisi
Roniyun juga menyebutkan bahwa mobil dinas tersebut kini masih diamankan oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti. "Mobil dinas itu sekarang masih di Juanda untuk barang bukti. Setelah nanti ada informasi dari pihak kepolisian, kami akan berkomunikasi untuk mengambil mobil tersebut," jelasnya.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa RY tidak memiliki penugasan dinas ke luar kota sejak pekan lalu hingga saat ini. "Oh tidak ada, belum ada (penugasan luar kota)," ujarnya pada Rabu (24/6/2026). Ia menambahkan bahwa meskipun Pemkab Bangkalan sering melakukan koordinasi dengan Pemprov Jawa Timur, RY tidak diberikan penugasan ke luar kota.
Lukman juga mengungkapkan bahwa ia sempat bertemu dengan RY dalam sebuah acara pisah sambut Dandim Bangkalan pada Rabu (17/6/2026) di Pendopo Agung Bupati Bangkalan. Namun, setelah hari itu, RY dilaporkan tidak masuk kantor, dan alasan ketidakhadirannya hingga kini belum terkonfirmasi.