BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 12:03 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Senin, 13 Jul 2026 21:25 WIB

Gubernur Sumut Ajak Guru dan Orangtua Bersinergi dalam Pembentukan Karakter Siswa

13 Jul 2026, 21:25 WIB 93x dibaca 3 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
R
Rizky Ananta 93x dibaca · 3 menit baca
Gubernur Sumut Ajak Guru dan Orangtua Bersinergi dalam Pembentukan Karakter Siswa
regional.kompas.com

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengajak para guru dan orangtua untuk memperkuat kerjasama dalam upaya membentuk karakter siswa. Dalam sebuah rilis pers yang diterima, Bobby menekankan pentingnya sinergi antara guru dan orangtua agar pendidikan tidak hanya menghasilkan siswa yang unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter dan etika yang baik.

Ajakan tersebut disampaikan Bobby saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru di tingkat SMA, SMK, dan SLB Negeri untuk Tahun Pelajaran 2026/2027, yang berlangsung di SMA Negeri 1 Binjai pada Senin, 13 Juli 2026. Dalam kesempatan ini, Bobby juga mengingatkan 130.613 siswa baru untuk menghormati guru dan orangtua, menjunjung tinggi kedisiplinan, bersikap jujur, rajin belajar, serta peduli terhadap sesama.

Pentingnya Menghormati Guru dan Orangtua

“Untuk anak-anakku semua, tolong hormati dan hargai guru. Mereka adalah orangtua kita selama di sekolah. Anggap mereka seperti orangtua kita. Patuh kepada orangtua dan guru menjadi kunci kesuksesan,” ungkapnya. Selain itu, Bobby juga mengingatkan para guru untuk memperlakukan siswa dengan penuh kasih sayang dan menggunakan pendekatan yang mendidik.

Pendidikan Sebagai Prioritas Utama

Bobby menegaskan bahwa tidak boleh ada kekerasan fisik di lingkungan sekolah. Ia berpendapat bahwa pembinaan terhadap siswa harus dilakukan melalui teguran atau sanksi lisan, bukan dengan tindakan yang mengandung unsur kekerasan. “Untuk guru juga jangan semena-mena sama anak murid. Sayangi siswa-siswa ini seperti anak kita, sehingga mereka pintar secara akademik dan mempunyai attitude yang baik di sekolah dan di luar sekolah. Inilah yang harus dicapai di setiap sekolah di Sumut,” tegasnya.

Dalam konteks pendidikan, Bobby menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto telah menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu program prioritas nasional. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sumut berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pembangunan dan pemerataan sarana pendidikan. “Kalian-kalian inilah yang akan menjadikan Indonesia Emas 2045. Kami dari Pemprov Sumut berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dengan membangun, merehabilitasi, dan mengembangkan sekolah unggulan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, pada tahun 2026, Pemprov Sumut akan membangun 120 ruang kelas baru, merehabilitasi 189 ruang kelas, serta mengembangkan sekolah unggulan dan boarding school. Program sekolah gratis di daerah prioritas juga akan dilaksanakan untuk memastikan setiap anak di Sumut mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas.

Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, menjelaskan bahwa pembukaan MPLS dipusatkan di SMA Negeri 1 Binjai dan berlangsung dari 13 hingga 17 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 749 SMA, SMK, dan SLB Negeri di seluruh Sumut, baik secara luring maupun daring, dengan total peserta mencapai 130.613 siswa baru. Menurutnya, MPLS bertujuan untuk membantu siswa mengenali potensi diri, memahami kurikulum, beradaptasi dengan lingkungan sekolah, serta membangun hubungan positif dengan seluruh warga sekolah.

Alexander berharap kehadiran Gubernur Bobby pada pembukaan MPLS dapat memotivasi para siswa dalam memulai tahun ajaran baru. “Kami berharap MPLS berlangsung edukatif, inklusif, dan bebas dari perundungan maupun kekerasan sehingga lahir generasi yang berkarakter, berprestasi, berdaya saing, serta mampu berkontribusi bagi Sumut yang maju dan berkelanjutan,” jelasnya. Dalam acara tersebut, turut hadir Wali Kota Binjai Amir Hamzah, pimpinan perangkat daerah Pemprov Sumut dan Pemerintah Kota Binjai, serta para kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan se-Sumut.