BANGKALAN, KOMPAS.com - Penanganan kasus kematian RYS (50), seorang Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dianggap lamban oleh keluarganya. Hal ini semakin diperparah dengan penyebaran wajah pria berkacamata yang terlihat bersama RYS sebelum ia meninggal, yang kini viral di media sosial. Kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya, menyatakan bahwa kasus ini sudah berlangsung selama tujuh hari tanpa adanya perkembangan signifikan.
“Hingga hari ketujuh setelah penemuan jenazah RYS, belum ada kabar baik, terutama terkait penangkapan pelaku,” ungkap Risang pada Kamis (2/7/2026). Ia menekankan bahwa pengungkapan kasus ini terkesan lamban, terutama dengan adanya penyebaran wajah pria yang bersama korban sebelum kejadian. Menurutnya, banyak kejanggalan yang dirasakan oleh keluarga terkait dengan unggahan pria tersebut di media sosial RYS, termasuk identitas dan hubungan mereka.
Panggilan untuk Koordinasi Antara Polisi
Risang juga meminta agar Kepolisian Daerah Jawa Timur dapat berkoordinasi dengan Polda lainnya untuk melacak keberadaan pelaku. “Kami berharap Polresta Sidoarjo dapat meminta bantuan Polda Jatim untuk berkoordinasi dengan jajaran Polda lain, mengingat informasi yang kami terima menunjukkan bahwa pria tersebut berasal dari luar pulau dan tinggal di Malang,” tambahnya.
Ia menilai seharusnya pihak kepolisian dapat bergerak lebih cepat dengan memanfaatkan sumber daya dan jaringan yang ada. “Wajah pria tersebut sudah tersebar. Pasti pria itu memiliki pekerjaan, keluarga, dan teman. Mengapa proses ini terasa begitu sulit?” ujarnya. Menurut Risang, pengungkapan kasus ini perlu dilakukan dengan segera agar misteri kematian RYS dapat terpecahkan.
Kronologi Penemuan Jenazah RYS
Sebelumnya, mobil milik RYS ditemukan terparkir di Bandara Juanda oleh seorang pengemudi ojek online. Mobil tersebut, dengan pelat nomor M 1090 GP, mengeluarkan cairan berbau tidak sedap. Ketika diperiksa lebih lanjut, ditemukan RYS sudah tidak bernyawa di dalam mobil tersebut. Korban diketahui sebagai sekretaris di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) di Kabupaten Bangkalan, dan diduga memasuki area Bandara Juanda pada Sabtu (20/6/2026) dalam keadaan sudah meninggal.
Rekaman dari kamera pengawas di loket parkir bandara menunjukkan seorang pria berbaju gelap, mengenakan masker dan kacamata, mengemudikan mobil RYS. Belakangan, beredar video yang menunjukkan korban bersama pria yang diduga identik dengan sosok dalam rekaman tersebut, yang terlihat berada di Alun-alun Kota Batu. Sementara itu, Polresta Sidoarjo mengonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki kasus ini lebih lanjut.