BREAKING Minggu, 14 Jun 2026 02:23 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Minggu, 14 Jun 2026 01:02 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jabar Minta Maaf atas Gangguan Akses Hasil PCMB

14 Jun 2026, 01:02 WIB 3x dibaca 2 menit baca bandung.kompas.com bandung.kompas.com
R
Reyhan Arifin 3x dibaca · 2 menit baca
Kepala Dinas Pendidikan Jabar Minta Maaf atas Gangguan Akses Hasil PCMB
bandung.kompas.com

BANDUNG - Purwanto, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, meminta maaf kepada orangtua dan calon siswa yang mengalami kesulitan saat mengakses hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 pada Sabtu, 13 Juni 2026. Ia menjelaskan bahwa masalah ini disebabkan oleh banyaknya pengguna yang mengakses sistem secara bersamaan.

Sejak pengumuman dibuka pada pukul 13.00 WIB, banyak orangtua yang mengeluhkan kesulitan dalam mengakses laman Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat. Akibatnya, mereka tidak dapat melihat hasil pemetaan maupun memberikan persetujuan terhadap sekolah yang ditentukan oleh sistem. "Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Pendidikan, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para orangtua dan calon murid dalam mengakses pengumuman hasil PCMB siang ini," ungkap Purwanto dalam konferensi pers melalui zoom meeting pada malam hari yang sama.

Penyebab Gangguan Akses

Purwanto menjelaskan bahwa gangguan yang terjadi bukan disebabkan oleh kerusakan server atau hilangnya data. Menurutnya, lonjakan akses terjadi karena ribuan orangtua dan calon murid membuka laman pengumuman secara bersamaan. "Kami sampaikan dan luruskan bahwa kendala akses tersebut karena antusiasme yang sangat tinggi dari orangtua dan calon murid baru yang mengakses sistem secara serentak. Dan kami pastikan bahwa secara keseluruhan sistem dalam kondisi memadai, stabil, dan aman," tambahnya.

Selain tingginya trafik pengguna, Dinas Pendidikan Jawa Barat juga sedang melakukan penyempurnaan fitur pengumuman yang menyebabkan beberapa kendala tampilan pada sistem. Purwanto memastikan bahwa seluruh data calon murid tetap aman dan tidak ada yang hilang. Saat ini, tim teknis masih berupaya menyelesaikan penyempurnaan sistem agar hasil pemetaan dapat diakses dengan lebih lancar. "Kami menggaransi penuh bahwa seluruh data pemetaan calon murid baru tersimpan dengan sangat aman," tegasnya.

Solusi untuk Calon Murid

Purwanto juga menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Jawa Barat akan menyesuaikan batas waktu persetujuan hasil pemetaan agar tidak ada calon murid yang dirugikan akibat gangguan sistem. "Kami pastikan tidak ada satu pun hak calon peserta didik yang dirugikan secara administratif akibat proses penyesuaian fitur-fitur ini," tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan dari PCMB adalah untuk memetakan lulusan SMP dan MTs agar mendapatkan akses pendidikan yang sesuai. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa daya tampung SMA dan SMK negeri masih terbatas. Untuk mengatasi hal ini, pihaknya telah menyiapkan sejumlah solusi, termasuk menyalurkan siswa ke sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. "Beberapa solusi yang akan ditempuh adalah dengan cara penyaluran mereka yang tidak diterima di sekolah negeri ke sekolah-sekolah swasta yang telah menjalin kerjasama strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat," pungkas Purwanto.