BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 11:54 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Rabu, 15 Jul 2026 09:32 WIB

Penemuan Jasad Pria Tanpa Identitas di Ngabang, Ditemukan Luka di Rahang dan Motor Terletak 150 Meter Jauh

15 Jul 2026, 09:32 WIB 85x dibaca 3 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
R
Rizky Ananta 85x dibaca · 3 menit baca
Penemuan Jasad Pria Tanpa Identitas di Ngabang, Ditemukan Luka di Rahang dan Motor Terletak 150 Meter Jauh
regional.kompas.com

LANDAK, KOMPAS.com - Pada hari Selasa, 14 Juli 2026, warga di Dusun Ambarang II, Desa Ambarang, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, dibuat heboh dengan penemuan jasad seorang pria yang tidak dikenal di tepi Jalan Raya Ngabang-Serimbu. Korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan dengan luka pada bagian rahang. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi korban serta mencari tahu penyebab kematiannya.

Awal Penemuan Jenazah

Kepala Dusun Ambarang, Julianus, menjelaskan bahwa penemuan jasad tersebut bermula ketika Ketua RT setempat melaporkan kepada dirinya mengenai seorang pria yang tergeletak di pinggir jalan. "Sekitar pukul 07.20 saya ditelepon Pak RT bahwa ada mayat ditemukan, dengan luka sayatan di bagian mulut," ujar Julianus. Informasi ini cepat menyebar di kalangan warga, yang kemudian berbondong-bondong datang ke lokasi untuk melihat kondisi korban.

Respon Warga dan Penanganan Polisi

Melihat luka yang ada pada tubuh korban, warga memilih untuk tidak menyentuh atau memindahkan jenazah lebih lanjut. Mereka segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian agar penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Tak lama setelah laporan diterima, personel dari Satlantas Polres Landak, Polsek Ngabang, Satreskrim, dan Sat Samapta tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Landak untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kondisi Korban dan Temuan Motor

Dari pemeriksaan awal di lokasi, tampak bahwa korban mengalami luka sobek pada bagian rahang yang diduga akibat sayatan benda tajam. "Kondisinya cukup mengenaskan. Ada luka sobek di bagian rahang yang terlihat seperti bekas sayatan. Selain itu, kami belum bisa memastikan hal lainnya," ungkap Julianus. Selain itu, sebuah sepeda motor yang diduga milik korban juga ditemukan sekitar 150 meter dari lokasi penemuan jasad. "Informasinya korban menggunakan motor. Motornya ditemukan sekitar 150 meter dari lokasi penemuan mayat," tambahnya. Penemuan motor ini menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik dalam mengungkap identitas korban dan kronologi kejadian sebelum kematiannya.

Penyelidikan Berlanjut

Julianus menilai bahwa kondisi korban tidak menunjukkan tanda-tanda kecelakaan lalu lintas. Namun, ia menegaskan bahwa penilaian tersebut hanya berdasarkan pengamatan awal dan bukan merupakan kesimpulan resmi. "Kalau dilihat sekilas, ini bukan seperti kecelakaan. Tapi kami belum bisa menyimpulkan karena itu kewenangan pihak kepolisian," jelasnya. Hingga saat ini, identitas korban masih belum terungkap, dan polisi terus mengumpulkan keterangan dari saksi, memeriksa barang bukti di lokasi, serta melakukan proses identifikasi terhadap jenazah untuk memastikan identitas dan penyebab kematiannya.

Kasus ini kini ditangani oleh Polres Landak, dan diharapkan hasil penyelidikan dapat mengungkap identitas korban serta menjelaskan rangkaian peristiwa yang menyebabkan pria tersebut ditemukan meninggal di tepi jalan.