BREAKING Rabu, 01 Jul 2026 12:12 WIB
Berita Terkini Rabu, 01 Jul 2026 11:21 WIB

Peran Polri dalam Meningkatkan Kesejahteraan Buruh dan Penyandang Disabilitas

01 Jul 2026, 11:21 WIB 3x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
I
Ilham Saputra 3x dibaca · 2 menit baca
Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Dok. Polri)
Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Dok. Polri)

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Polri berperan aktif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan buruh di Indonesia. Selain itu, Polri juga memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas yang ingin bergabung sebagai anggota Bhayangkara. Pernyataan tersebut disampaikan Jenderal Sigit dalam sambutannya pada acara Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Pusat Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (1/7/2026).

Pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polri

Dalam sambutannya, Kapolri menjelaskan mengenai pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polri yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh. "Polri juga berperan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan buruh melalui pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polri hingga tingkat wilayah, sebagai wadah penguatan dialog dan kolaborasi dalam penyelesaian berbagai permasalahan ketenagakerjaan serta hubungan industrial," ungkap Jenderal Sigit.

Desk Ketenagakerjaan Polri telah berhasil memfasilitasi 4.216 buruh yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk kembali bekerja. Selain itu, Desk ini juga menangani 267 kasus tindak pidana ketenagakerjaan, di mana 40 di antaranya telah diselesaikan melalui pendekatan restorative justice. Atas upaya tersebut, Polri menerima penghargaan dari International Trade Union Confederation (ITUC). "Melalui berbagai upaya tersebut, Polri memperoleh penghargaan dari ITUC atas kerja keras dan dedikasi dalam memberikan pelindungan kepada buruh," tambahnya.

Peluang bagi Atlet dan Penyandang Disabilitas

Kapolri juga mengungkapkan bahwa Polri memberikan kesempatan kepada 160 atlet berprestasi yang telah berpartisipasi dalam ajang SEA Games, PON, dan berbagai kejuaraan lainnya untuk dapat mengabdi melalui institusi Polri dengan sistem Rekrutmen Proaktif yang berfokus pada pencarian bakat.

Lebih lanjut, Jenderal Sigit menekankan pentingnya budaya inklusif di dalam Polri. Ia menyatakan bahwa Polri telah membuka kesempatan bagi 21 penyandang disabilitas untuk bergabung sebagai anggota Bhayangkara. "Polri telah membuka ruang pengabdian bagi 21 penyandang disabilitas untuk menjadi bagian dari insan Bhayangkara. Komitmen tersebut diperkuat melalui pengembangan Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO pada 11 Polda serta 22 Polres, sehingga penanganan perkara dapat dilakukan secara lebih responsif," imbuhnya.